Sudah 65 Atlet Riau Raih Tiket Tampil di PON 2020 Papua

Saat ini tercatat sudah ada 65 atlet Riau yang lolos tampil ke PON Papua tahun depan. KONI menyebut, Riau setidaknya akan mengirim 200 atlet.

Sudah 65 Atlet Riau Raih Tiket Tampil di PON 2020 Papua
Internet
Logo KONI

tribunpekanbaru.com - Hingga pekan kedua September 2019, sudah ada 12 cabor di bawah KONI Riau yang sudah mengikuti Pra PON. Dari seratusan atlet dari 12 cabor yang dikirim ke Pra PON tersebut, 65 atlet di antaranya mendapatkan tiket ke PON Papua tahun 2020 mendatang.

Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis kepada Tribun menerangkan, jumlah 65 atlet yang lolos PON ini dipastikan akan bertambah. Sebab KONI Riau sudah menetapkan akan mengirim sekitar 37 cabor ke Pra PON selama tahun ini.

"Artinya akan ada sekitar 22 cabor lagi yang akan ikut Pra PON. Data cabornya sudah kita terima, Pra PON masing-masing cabor tersebut hingga Desember tahun ini," terang Emrizal, Rabu (11/9).

Lebih lanjut dipaparkan, selain Pra PON, atlet Riau juga akan mengikuti Porwil yang digelar di Bengkulu November mendatang. Untuk Porwil ini, KONI Riau sudah memastikan mengirim 11 cabor. Dari 11 cabor tersebut, KONI juga sudah memetakan jumlah atlet yang berpeluang mendapat tiket ke PON Papua.

"Khusus Porwil, kita sudah sepakati yang akan dikirim ke PON adalah atlet yang meraih medali (emas, perak, dan perunggu). Sedangkan peringkat 4 dan 5 meski dari PB cabornya dinyatakan lolos PON, kita tidak akan mengirimnya," terang Emrizal.

Bagaimana dengan atlet Pra PON peraih peringkat 4 dan 5? "Kita sudah pernah sampaikan, untuk atlet Pra PON peringkat 4 dan 5, kita akan lihat dulu limit dengan yang di atasnya. Kalau jauh, dipastikan tidak kita kirim," sebut Emrizal lagi.

Sejauh ini, KONI Riau sudah memetakan jumlah atlet yang akan dikirim ke PON di Papua tahun 2020 nanti. Dari semua atlet Pra PON dan Porwil, diperkirakan akan dikirim ke PON Papua sebanyak 200 orang.

"Jumlah 200 atlet ini perkiraan maksimal dari kita. Ini kita lakukan mengingat jarak tempuh dari Pekanbaru ke Papua sangat jauh. Membutuhkan banyak biaya. Artinya, KONI Riau menetapkan bagi atlet yang berpotensi meraih medali saja. Para pengurus cabor sudah tahu tentang ini," katanya. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved