Breaking News:

Berita Riau

BPJS Ketenagakerjaan Siak Riau Gencar Sosialisasi Perlindungan Pekerja

Ada yang menanyakan jika telah terdaftar BPJS Kesehatan, apakah perlu mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan pada sosialisasi di Siak.

istimewa
Kepala KCP BPJS Ketenagakerjaan Siak Yusuf Delfi memberikan sosialisasi di depan penghulu kampung dan Bappekam, Kamis (12/9/2019) di Gedung Kesenian Siak. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) gencar menggelar sosialisasi di Siak.

Targetnya pekerja sektor Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU) dan Jasa Konstruksi (Jakon) mendaftar Jaminan Sosial BPJS-TK.

"Alhamdulillah, kita mendapatkan waktu pada rakor pemda 2019 bersama seluruh penghulu kampung, Bappekam dan LPM se-Kabupaten Siak," kata Kepala KCP BPJS TK Siak Yusuf Delfi, Kamis (12/9/2019).

Kepada ratusan peserta, Yusuf Delfi menyampaikan, penghulu, Bapekam dan LPM adalah pekerja yang memiliki hak dan kewajiban perlindungan yang sama dari jaminan sosial BPJS-TK.

Hal tersebut sesuai Perbub Siak Nomor 202 tahun 2017 tentang penghasilan upah gaji penghulu dan perangkat desa.

Kemudian berdasarkan Perbub Nomor 69 tahun 2017 tentang Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Siak.

Ia menguraikan, pada sosialisasi tersebut ia juga menggelar dialog. Ada yang menanyakan jika telah terdaftar BPJS Kesehatan, apakah perlu mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan.

"Sesuai amanat UU nomor 40 tahun 2004 dan UU nonor 24 tahun 2011 setiap warganegara wajib mendaftar BPJS Kesehatan, dan setiap pekerja Indonesia atau asing, walaupun bekerja paling singkat 6 bulan wajib mendaftar BPJS Ketenagakerjaan," kata Yusuf.

Selain itu, dijelaskan kembali BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan prinsipnya saling melengkapi.

Sehingga risiko sosial di dalam kehidupan dapat tercover. Antara lain berupa sakit menggunakan perlindungan dari jaminan sosial BPJS Kesehatan.

Sedangkan untuk risiko kecelakaan kerja, kematian, hilangnya penghasilan karena berhenti bekerja sampai dengan pensiun di hari tua menggunakan perlindungan dari jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

"BPJS ini adalah program negara yang menjadi alat pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dengan asas SJSN yakni, kemanusian, manfaat dan keadilan. Esensinya tertuang dalam Pancasila, di sila ke -5, keadilan sosial bagis seluruh rakyat Indonesia," kata Yusuf. (Tribunpekanbaru.com/mayonal)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved