Kabut Asap Makin Pekat, 7 Siswa di Tembilahan Terpaksa Dilarikan ke UGD

Kabut asap yang semakin pekat membuat sekolah-sekolah di Tembilahan kembali diliburkan sampai situasi udara membaik.

Kabut Asap Makin Pekat, 7 Siswa di Tembilahan Terpaksa Dilarikan ke UGD
tribun pekanbaru
Kota Tembilahan diselimuti asap tebal khususnya di pagi hari, Kamis (12/9). Sekolah di Inhil kembali diliburkan untuk dua hari ke depan. 

tribunpekanbaru.com - Sekolah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali meliburkan siswa terkait asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kamis (12/9) pagi kemarin, asap memang kian pekat menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Inhil, dan di khawatirkan berefek buruk bagi kesehatan anak didik. Sebelumnya, selama dua hari sekolah khususnya tingkat PAUD, SD, dan SMP, juga telah meliburkan siswa karena asap yang tebal.

Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Tembilahan, Taslim, menuturkan, berdasarkan instruksi dari Kepala Dinas Pendidikan Inhil, selama dua hari ke depan sekolah kembali diliburkan karena asap.

“Kemarin sudah libur dua hari. Tadi pagi (kemarin) sudah masuk, cuma karena asap makin tebal, kita pulangkan anak–anak, tambah libur dua hari,” ujar Taslim kepada Tribun.

Meskipun libur, pihak sekolah telah menyampaikan kepada orangtua murid agar tetap mengawasi anak–anaknya di rumah, dan mengerjakan tugas yang telah diberikan.

“Kita sampaikan kepada orangtua murid bahwa instruksi dari Bupati dan Kepala Dinas agar tetap di rumah. Karena kalau sudah di rumah bukan tanggung jawab sekolah lagi,” tuturnya.

Taslim menilai, asap karhutla sudah sangat jelas dampaknya bagi anak didik, bahkan bagi guru–guru yang berusia lanjut. “Batuk sudah mulai ada anak–anak ni. Begitu juga guru kami sudah banyak yang dekat pensiun, dampaknya sangat jelas,” ujar Taslim.

Asap bahkan membuat sejumlah murid di Tembilahan harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Ada 7 orang murid SMKN 1 Tembilahan yang harus dilarikan ke UGD untuk mendapat pertolongan setelah mengalami sesak nafas, Rabu (11/9) lalu.

“Ini luar biasa, 7 orang anak kita bawa ke UGD, dan 15 anak dijemput orangtua, sesak semua,” beber Kepala SMKN 1 Tembilahan, Hasmar kepada Tribun.

Dengan kondisi asap yang semakin parah, Kamis (12/9) kemarin SMKN 1 Tembilahan juga mulai meliburkan murid untuk dua hari ke depan.

“Iya, libur seluruh SMA sederajat. Kemungkinan besok (hari ini) juga, karena makin pekat. Kalau dua hari yang lalu pulang cepat, sekarang ini libur. Pagi masih ada juga beberapa murid yang datang, langsung disuruh pulang saja,” tuturnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved