Karhutla Dekati Pemukiman Masyarakat di Inhil, TNI Mulai Ungsikan Warga

Kodim Inhil mengerahkan seluruh anggotanya ke lokasi karhutla. Dandim juga minta warga siaga dan bersiap untuk digerakkan.

Karhutla Dekati Pemukiman Masyarakat di Inhil, TNI Mulai Ungsikan Warga
tribun pekanbaru
Kodim Inhil membantu mengungsikan warga yang berada dekat lokasi karhutla untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan. 

tribunpekanbaru.com - Personel Kodim 0314/Inhil terpaksa mengungsikan sebagian masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Parit 4 Desa Pangakalan 7, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (12/9).

Langkah ini terpaksa dilakukan, agar masyarakat yang berada di sekitar lokasi tidak terkena dampak karhutla yang semakin mendekati pemukiman masyarakat.

Kabut asap dampak karhutla memang kian pekat bahkan masuk ke dalam rumah masyarakat, sehingga sangat membahayakan kesehatan. Pasi Ops Kodim 0314/Inhil, Kapten (Inf) Tarmizi bersama Kopda Saprijon, langsung mengungsikan warga yang bermukim sangat dekat dengan lokasi karhutla.

“Kita khawatir api bisa semakin dekat dan membakar rumah warga jika tidak cepat diungsikan. Makanya kita berinisiatif dari awal untuk mengantisipasinya,” ujar Tarmizi.

Selain itu, menurutnya, faktor kesehatan masyarakat juga menjadi pertimbangan utama, karena asap sudah semakin pekat di sekitar lokasi karhutla. “Warga juga sudah tidak kuat menahan pekatnya asap yang masuk ke rumahnya,” tuturnya.

Saat ini, masyarakat direlokasi sementara ke tempat yang lebih aman untuk beraktivitas sehari–hari, sambil menunggu keadaan lebih aman bagi masyarakat. “Kita ungsikan dulu ke tempat yang lebih aman. Kita akan pantau terus agar masyarakat aman,” tambahnya.

Seluruh Personel
Sementara itu, Komandan Kodim 0314/Inhil, Letkol (Inf) Andrian Siregar, mengintruksikan seluruh anggota Kodim 0314/Inhil meninggalkan sementara segala kegiatan dan aktivitasnya, dan segera menuju titik karhutla untuk membantu pemadaman yang dilakukan tim dari Koramil dan BPBD.

Bahkan Kasdim 0314/Inhil Mayor (Inf) Untung juga langsung ke lokasi pemadaman bersama Pasi Ops dan Pasi Log Kodim 0314/Inhil, untuk ikut memadamkan api bersama anggota Koramil, BPBD, dibantu beberapa karyawan perusahaan di sekitar lokasi karhutla.

Sedangkan pasukan bantuan dari Makodim 0314/Inhil yang dikerahkan dibagi jadi dua kelompok. Satu kelompok dikerahkan ke Desa Sebatu Batang Tuaka dipimpin Kapten (Inf) Zainuar S. Untuk kelompok kedua dikerahkan ke daerah Pangkalan 7 Tempuling, langsung dipimpin Kasdim 0314/Inhil.

Selain personel Kodim, pasukan dari Arhanud 13 juga akan tiba untuk membantu memperkuat pemadaman.

Menurut Andrian Siregar, banyak kendala dihadapi anggotanya di lapangan, seperti perlengkapan dan alat pemadam yang tidak memadai, sementara titik api yang dihadapi banyak dan luas.

“Meski anggota sudah banyak diterjunkan, namun kalau alat pemadamnya tidak memadai menjadi sia–sia juga. Selain itu, tanah gambut yang kering menimbulkan asap meskipun apinya sudah padam. Ditambah lagi di lokasi karhutla pasokan air sangat jauh dari titik api,” ujar Andrian, Rabu (12/9).

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga dan memelihara kawasan Inhil agar karhutla tidak meluas, dan mengimbau warga untuk bersiaga dan siap untuk ikut digerakkan.

“Kami sebar personel di setiap pos, agar bila ada laporan maupun indikasi hotspot dapat segera diatasi dan dipadamkan. Terutama diprioritaskan yang titik apinya banyak,” terangnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved