Berawal Kepergok Mesum, Pelajar Ini Malah Digilir Empat Pria hingga Trauma, Ini Dia Pelakunya

Berawal Kepergok Mesum, Pelajar Ini Malah Digilir Empat Pria hingga Trauma, Ini Dia Pelakunya

Berawal Kepergok Mesum, Pelajar Ini Malah Digilir Empat Pria hingga Trauma, Ini Dia Pelakunya
Tribun Mataram/Ilustrasi
Berawal Kepergok Mesum, Pelajar Ini Malah Digilir Empat Pria hingga Trauma, Ini Dia Pelakunya 

Berawal Kepergok Mesum, Pelajar Ini Malah Digilir Empat Pria hingga Trauma, Ini Dia Pelakunya

TRIBUNPEKANBARU.COM- Miris, pelajar ini malah menjadi korban perkosaan oleh emnpat pria setelah dirinya dipergoki bernuat mesum.

Bukannya mempertanyakan perbuatan tidak senonoh yang dilakukannya, pelajar yang berusia 17 tahun tersebut malah diperkosa oleh empat pria yang menggerbeknya.

Pelaku leluasa melakukan persetubuhan setelah mengancam akan membuak perbuatan mesum korban kepada warga.

Karena takut korban pasrah digilir oleh empat pria.

Baca: 5 Hari Ditinggal Mati Suami, Wanita 2 Anak ini Digerebek Simpan Lajang, Pernah Berhubungan Badan

Baca: Viral Video Mesum di Sumedang, Diperankan Sopir Truk dan Selingkuhan, Video Sengaja Disebar

Akibat dari perkosaan tersebut korban mengalami trauma dan memberanikan diri melaporkan perbuatan empat pria tersebut ke polisi

Seorang pelajar berinisial DP (17) dipaksa melayani nafsu bejat 4 orang buruh di Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat karena ketahuan berbuat mesum.

Tiga dari empat orang buruh itu masing-masing SH (23), NR (25) dan JT (20) berhasil ditangkap polisi pada Rabu (11/9/2019) dan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Tiga orang pelakunya ditangkap pada Rabu lalu. Setelah melalui pemeriksaan hari ini, mereka ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho yang dihubungi Kompas.com, Kamis (12/9/2019).

Rizki mengatakan, kejadian berawal saat DP yang berpacaran dengan RZP (17) pada Februari 2019 lalu.

Saat itu, RZP membawa DP ke sebuah gudang batu bata di daerah itu.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved