Pelalawan

Kabut Asap di Riau Parah, Diskes Pelalawan Riau Perintahkan Seluruh Puskesmas Buka Posko Kesehatan

Posko kesehatan tersebut khusus menangani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap yang semakin parah di wilayah Pelalawan.

Kabut Asap di Riau Parah, Diskes Pelalawan Riau Perintahkan Seluruh Puskesmas Buka Posko Kesehatan
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Kabut Asap di Pelalawan. 

Kabut Asap di Riau Parah, Diskes Pelalawan Riau Perintahkan Seluruh Puskesmas Buka Posko Kesehatan

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan Riau memerintahkan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk membuka posko kesehatan di wilayah masing-masing mulai Jumat (13/9/2019).

Posko kesehatan tersebut khusus menangani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap yang semakin parah di wilayah Pelalawan.

Pasien yang sakit setelah menghirup udara bercampur asap akan ditangani 1x24 jam, khususnya yang menderita Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA).

"Posko kesehatan di seluruh puskesmas mulai hari ini akan dibuka untuk melayani pasien ISPA," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, Asril M.Kes, kepada tribunpelalawan.com, Jumat (13/9/2019).

Baca: Kabut Asap Pekanbaru Pekat, GM Bandara SSK II Akui Sejumlah Penerbangan Terganggu Jumat Pagi

Baca: BREAKING NEWS : Tiga Kampus di Riau Liburkan Mahasiswa Akibat Kabut Asap di Riau

Asril menjelaskan, obat-obatan bagi pasien ISPA ataupun penyakit sejenisnya yang diakibatkan kabut asap harus spesifik.

Alhasil masyarakat diimbau mendatangi puskesmas terdekat jika mengalami sesak nafas maupun gangguan pernafasan selama bencana kabut asap melanda.

"Kita juga minta bantuan obat-obatan serta masker ke Diskes Provinsi Riau, karena stok kita sudah menipis," tambah Asril.

Selama bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kabut asap, Diskes telah menghabiskan 126 ribu masker untuk dibagi-bagikan kepada seluruh elemen masyarakat.

Pihaknya tinggal mempunya stok sekitar 19 ribu lagi digudang persediaan.

Diskes telah mengajukan permintaan masker sebanyak 180 ribu lagi dan akan dikirimkan dalam waktu dekat.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci, dr Zul Anwar mengatakan, sepanjang Bulan September ini kini pihaknya telah menangani 78 pasien yang mengalami gangguan kesehatan akibat asap.

Baca: Catatan Kekayaan 5 Pimpinan KPK yang Baru Saja Dipilih DPR, Siapa Paling Tajir?

Baca: Ketahuan Mesum Bareng Pacar di Gudang Batu Bata, Remaja Ini Lalu Diancam dan Dirudapaksa 4 Buruh

Kebanyakan masyarakat yang terkena ISPA menjalani perobatan jalan dan diberikan obat sesuai peruntukannya.

"Sepertiga diantanya adalah anak-anak berusia dibawah lima tahun," tutur Zul Anwar.

Beberapa diantara pasein yang datang berobat terpaksa menjalani rawat inap atau opname, karena ada penyakit bawaan yang diidapnya seperti asma hingga paru-paru. Sehingga dengan menghirup asap pasien tersebut terkana ISPA yang mengakibatkan sakit bawannya semakin berat dan terpaksa ditangani intensif. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved