Kabut Asap Buat Warga Singapura Sesak Napas, Jokowi Perintahkan Menteri LHK Hingga Kapolri Ke Riau

Menurut wisatawan di Singapura, penampakan kabut asap seperti itu merupakan pengalaman baru bagi mereka.

Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Kabut asap pekat menyelimuti kawasan Sungai Siak, Kamis (12/9/2019). Berdasarkan data yang disiarkan BMKG, terpantau 1.316 titik panas di Riau. Sebanyak 279 titik di antaranya berada di Riau. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Menurut wisatawan di Singapura, penampakan kabut asap seperti itu merupakan pengalaman baru bagi mereka.

TRIBUNPEKANBARU.COM - Warga Singapura dilaporkan mengalami sesak napas setelah terkena kabut asap.

Sebuah pemandangan yang pertama kali terjadi dalam tiga tahun terakhir.

Data Indeks Standar Polutan (PSI) dari Dinas Lingkungan Nasional (NEA) di bagian barat Singapura yang mayoritas permukiman menembus angka 106 Sabtu sore (14/9/2019) waktu setempat.

Padahal, kategori udara sehat yang bisa dihirup oleh manusia hanya bisa mempunyai PSI maksimal paling tidak 100.

Secara keseluruhan, angka PSI untuk 24 jam ke depan di Negeri "Singa" diperkirakan berada di rentang 87 hingga 109.

Baca: Foto-foto Seksi Ayu Ting Ting Buat Warganet Salah Fokus, Tubuhnya Tampak Hanya Ditutupi Sehelai Kain

Dalam pantauan Kompas.com, kabut asap terlihat sangat pekat pada Sabtu ini.

Bangunan perkantoran dan perumahan terlibat kabur dari jauh ketika dilihat dengan mata telanjang.

Semakin sore, kondisi udara dilaporkan semakin buruk dan semakin sulit bagi warga untuk bernapas dengan bebas.

Sebab, bau asap langsung menusuk ke hidung.

Halaman
123
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved