Berita Riau

Lahan 10 Perusahaan di Riau Disegel KLHK, Terindikasi Lalai Hingga Terjadi Kebakaran

Selain lahan perusahaan kata Rasio, KLHK juga menyegel lahan yang ada di daerah konservasi. Salah satunya Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Lahan 10 Perusahaan di Riau Disegel KLHK, Terindikasi Lalai Hingga Terjadi Kebakaran
ISTIMEWA
Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) 

Lahan 10 Perusahaan di Riau Disegel KLHK, Terindikasi Lalai Hingga Terjadi Kebakaran

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Lahan 10 perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau, disegel oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum KLHK).

Direktur Jenderal (Dirjen) Gakkum KLHK, Rasio Ridho Sani merincikan kesepuluh perusahaan tersebut.

Diantaranya PT RSS, PT SBP, PT SR, PT THIP, PT TKWL, PT RAP, PT SRL, PT GSM, PT AP, dan PT TI.

"Tim kami sudah turun, kepada penyidik agar segera untuk mendalami secepat mungkin, agar ditetapkan tersangkanya," katanya usai menghadiri rapat koordinasi penanggulangan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Sabtu (14/9/2019) sore.

Perusahaan ini, terindikasi lalai. Hingga menyebabkan kebakaran di lahan mereka, dan ikut menyumbang asap di Riau.

Dia menyatakan, status segel itu ada di lokasi lahan perusahaan yang terbakar. Otomatis, di lahan itu tidak boleh beroperasi.

Dia menegaskan, penyegelan dilakukan dalam rangka penegakan hukum pidana.

Sementara untuk total luasan lahannya, masih dihitung.

"Kalau total sekitar 42 perusahaan se-Indonesia, ada 6500 hektar. Pagi tadi tim sudah menyegel, besok mungkin ada lagi," urainya.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved