Kasus Uang Pemprov Rp 1,6 Miliar Hilang, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi: Cari Sampai Kemanapun

Uang milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara senilai Rp 1,6 miliar yang baru diambil dari bank raib di pakiran pegawai Pemprov.

Kasus Uang Pemprov Rp 1,6 Miliar Hilang, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi: Cari Sampai Kemanapun
TRIBUN MEDAN/RISKY CAHYADI
BPKAD menggelar konferensi pers terkait hilangnya uang milik Pemrov Sumut sebesar Rp 1,6 Miliar. (Insert) mobil warna silver dimana jadi barang bukti terkait hilangnya uang milik Pemprov 

Kasus Uang Rp 1,6 Miliar Hilang, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi: Cari Sampai Kemanapun

TRIBUNPEKANBARU.COM - Uang milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara senilai Rp 1,6 miliar yang baru diambil dari bank raib di pakiran pegawai Pemprov.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, penarikan uang secara tunai seperti yang telah dilakukan pegawai Pemprov itu memang diperbolehkan. Menurutnya, ada Peraturan Gubernur (Pergub), yang melegalkan penarikan tunai.

"Memang Pergub-nya mengatakan bahwa penarikan uang tunai dimungkinkan namun dalam jumlah yang terbatas. Tapi itu dalam rangka untuk mempermudah bebeapa urisan teknis," ujar Edy saat ditemui usai pelantikan anggota DPRD Sumut periode 2019-2024 di Gedung Dewan, Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (16/9/2019).

Edy mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan internal melalui Inspektorat Sumut. Ia meminta untuk segera mencari keberadaan uang tersebut.

"Cari itu sampai kemanapun," ujar Edy.

Publik menilai ada yang aneh dalam kasus hilangnya uang milik Pemprov Sumut Rp 1,6 miliar dari dalam mobil yang terparkir di pelataran parkir Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Senin (9/9/2019).

Sebagian orang bertanya mengapa uang sebanyak itu ditarik tunai. Sebagaimana dalam pengelolaan keuangan pemerintahan saat ini, umumnya pembayaran untuk hal apapun sudah lewat sistem online.

Selain melakukan pemeriksaan internal atas kasus hilangnya uang milik Pemprov Sumut Rp 1,6 miliar, Pemprov Sumut juga mempercayakan pengusutan melalui Kepolisian.

"Kita sama-sama. Kita cari, sudah ada tanda-tanda kita temukan, nanti kita buktikan apa sebenarnya yang terjadi," ujar Edy. Namun sayangnya, Edy tidak menjelaskan lebih rinci seperti apa tanda-tanda yang ditemukan itu.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved