Jokowi ke Riau

Presiden RI Jokowi ke Riau, Sampaikan Kekesalan Saat Rapat, Sorot Gubernur, Panglima TNI dan Kapolri

Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi ke Riau, sampaikan kekesalan saat rapat terbatas tentang Karhutla di Riau, sorot kinerja gubernur, panglima TNI

Presiden RI Jokowi ke Riau, Sampaikan Kekesalan Saat Rapat, Sorot Gubernur, Panglima TNI dan Kapolri
Tribun Pekanbaru/Risky Armanda
Presiden RI Jokowi ke Riau, Sampaikan Kekesalan Saat Rapat, Sorot Gubernur, Panglima TNI dan Kapolri 

Presiden RI Jokowi ke Riau, Sampaikan Kekesalan Saat Rapat, Sorot Gubernur, Panglima TNI dan Kapolri

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi ke Riau, sampaikan kekesalan saat rapat terbatas tentang Karhutla di Riau, sorot kinerja gubernur, panglima TNI dan Kapolri.

Presiden RI Jokowi tidak bisa menyembunyikan kekecewaan atas kondisi Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau yang terus meluas.

Baca: Lampu Kendaraan Darat dan Kapal Laut di Riau Harus Menyala Sepanjang Perjalanan Akibat Kabut Asap

Baca: Presiden RI Jokowi ke Riau, BOYONG Sejumlah Menteri Tinjau Karhutla di Riau, Ada Wiranto

Baca: Presiden RI Jokowi Langsung Rapat Terbatas Setelah Sampai di Riau, Media Lokal DILARANG Mendekat

Baca: Kisah BERDARAH Pasangan Suami Istri di Riau, Suami Alami Luka Tusuk di Perut dan Istri di Pinggang

Kekesalan Jokowi ini disampaikan langsung saat memimpin rapat terbatas di lantai 5 hotel Novotel Jalan Riau Pekanbaru pada Senin (16/9/2019) malam.

"Saya minta laporan singkat-singkat saja. Sebetulnya sudah tidak perlu lagi rapat seperti ini, karena kalau menjelang masuk musim kemarau semuanya harus sudah siap, tapi ini kita lalai lagi, sehingga asapnya jadi membesar," kata Jokowi.

Dalam rapat yang dihadiri oleh sejumlah menteri, panglima TNI, Kapolri dan Gubernur Riau tersebut Jokowi juga kembali mengingatkan kepada peserta rapat soal pentingnya melakukan pencegahan sebelum terjadinya kebakaran lahan.

Sebab jika sudah terjadi kebakaran lahan, apalagi jika kebakaran yang terjadi di lahan gambut akan sulit dipadamkan.

"Saya ingin mengingatkan rapat bulan Juli kemarin di istana, bahwa pencegahan dalam penanggulangan kebakaran lahan dan hutan itu mutlak harus dilakukan. Kalau sudah terjadi kebakaran, apalagi di lahan gambut, pengalaman bertahun-tahun, itu sangat sulit menyelesaikannya," ujar Jokowi.

Presiden juga sempat menyinggung soal belum bekerjanya sistem di pemerintah daerah, kepolisian dan TNI di daerah sehingga belum semuanya bisa melakukan tugas dengan baik terkait upaya pencegahan Karhutla di Riau.

Baca: BREAKING NEWS : Presiden RI Jokowi Tiba di Riau, Menginap Semalam di Novotel Pekanbaru Jalan Riau

Baca: PELANTIKAN Anggota DPRD Bengkalis Disambut Demonstrasi, Daftar Nama Legislator Negeri Junjungan Riau

Baca: 4.500 Personil Gabungan Kawal Presiden RI Jokowi Saat Berkunjung ke Riau Meninjau Karhutla di Riau

"Kita tahu ghubenur punya perangkat sampai ke bawah, mulai bupati, walikota sampai camat dan kepala desa. Kemudian Pangdam juga begitu, punya perangkat Danrem, Dandim, Koramil, Babinsa. Kapolda juga punya perangkat, mulai dari Kapolres, kapolsek sampai babinkantibmas, semuanya ada, belum lagi yang di BNPB, kehutanan, kita punya semua, tapi perangkat-perangkat ini tidak diaktifkan secara baik," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved