Tenis Lapangan Gagal Tampil di PON Papua, KONI Pesan Agar Pelti Tetap Membina Atlet

Tenis lapangan Riau gagal meraih tiket ke PON Papua setelah gagal di Pra PON yang digelar di Palembang, Agustus lalu.

Tenis Lapangan Gagal Tampil di PON Papua, KONI Pesan Agar Pelti Tetap Membina Atlet
tennis.com.au
ilustrasi 

tribunpekanbaru.com - Cabor tenis lapangan Riau dipastikan gagal tampil pada PON Papua tahun 2020 mendatang. Itu setelah tim tenis lapangan Riau gagal meraih tiket pada Pra PON tenis lapangan, yang digelar di Palembang, Sumsel, pertengahan Agustus 2019 lalu.

"Ya, tim tenis lapangan kita gagal ke PON. Sudah mereka (pengurus Pelti) laporkan. Artinya, ini sudah selesai," sebut Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis, kepada Tribun, Senin (16/9).

Dijelaskan, cabor tenis lapangan termasuk cabang yang akan dicoret pertandingannya pada PON di Papua 2020 nanti. Bagi KONI Riau, meski pun tenis lapangan dicoret, tidak merugikan bagi tim Riau. Apalagi memang tim tenis lapangan Riau tidak lolos ke PON.

"Ada beberapa lagi cabor yang akan dicoret selain tenis lapangan seperti dansa, petanque, handball, dan lainnya. Tapi ini akan dibahas lagi oleh KONI se-Indonesia," paparnya.

Dipaparkan Emrizal, karena cabor tenis lapangan tidak lolos ke PON Papua, maka KONI Riau berharap ke depannya Pelti Riau tetap melakukan pembinaan atlet. Sehingga pada event selanjutnya, atlet tenis lapangan bisa berprestasi lagi.

Sebelumnya, Ketua Pelti Riau terpilih yang baru dilantik, Agus Triansyah, mengatakan bahwa target pembinaan olahraga tenis lapangan menjadi bidikan pengurusnya ke depan, tanpa mengabaikan berbagai kejuaran yang harus diikuti.

Pada Pra PON yang digelar di GOR Jakabaring Palembang, Sumsel, Agustus 2019 lalu, Pelti Riau memang tanpa target. Sebab Pelti Riau tidak akan menggunkan atlet 'naturalisasi' sebagaimana PON Riau 2012 Riau.

"Saat PON Jabar 2016, jangankan medali emas, medali perak dan perunggu pun kita tak kebagian, sebab kita tanpa atlet luar. Makanya dengan momen pelantikan ini, harapan kita ke depan bisa bicara untuk PON 2024 di Sumut dan Aceh. Dari sekarang pembinaan atlet lokal usia muda harus lebih kita diintensifkan," terangnya. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved