Bengkalis

Kabut Asap Masih Pekat Sekolah SMA di Bengkalis Diliburkan

Kondisi kabut asap di kabupaten Bengkalis masih menganggu aktifitas belajar mengajar sekolah tingkat SMA.

Kabut Asap Masih Pekat Sekolah SMA di Bengkalis Diliburkan
Istimewa
Pembagian masker dilakukan petugas kesehatan di beberapa UPT Puskesmas di Bengkalis 

Kabut Asap Masih Pekat Sekolah SMA di Bengkalis Diliburkan

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Kondisi kabut asap di kabupaten Bengkalis masih menganggu aktifitas belajar mengajar sekolah tingkat SMA.

Hal ini diungkap Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SMA di Bengkalis Zulfahmi kepada tribun, Selasa (17/9/2019) pagi.

Menurut dia, melihat kondisi kabut asap pada pagi senin kemarin masih cukup pekat. Sehingga pihaknya terpaksa meliburkan proses belajar mengajar pada senin kemarin hingga tiga hari kedepannya.

"Kita akan liburkan sampai Rabu besok, kemudian Kamis lihat kondisi jika cuaca sudah membaik akan kita lanjutkan proses belajar mengajar. Kalau masih buruk kemungkinan akan diliburkan lagi.

Baca: Warga Keluhkan Sesak Napas, Puluhan Orang Datangi Posko Kesehatan di MPP Pekanbaru

Baca: Murid Mulai Terserang Batuk dan Sesak, Sekolah di Tasik Putri Puyuh Riau Akhirnya Diliburkan

Sementara itu dari pantauan ISPU Dinas Lingkungan Hidup Bengkalis, kualitas udara di Duri di dua titik ISPU yang ada menunjukkan indikator Sangat Tidak sehat dan Berbahaya. Kondisi ini setiap harinya masih berubah ubah.

Dari informasi Dinas Kesehatan Bengkalis sampai saat ini akibat Karhutla setidaknya ada lima penyakit yang diderita masyarakat. Diantaranya yakni ISPA, Pneumonia, Asma, Iritasi Mata dan Iritasi Kulit.

"Dari lima penyakit ini Asma merupakan penderita terbanyak," terangnya.

Menurut dia, berdasarkan data rekapan bidang Pengendalian, Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Bengkalis sejak 1 September hingga 14 September sudah 369 kasus penderita akibat asap di temukan dari 18 Puskesmas yang ada.

"Dari Kasus ini ISPA terbanyak sebanyak 326 kasus, kemudian Asma 21 kasus, iritasi Kulit 13 kasus, serta iritasi mata sebanyak 11 kasus," terangnya.

Baca: Gemmas Gelar Aksi Damai di Dumai, Mahasiswi Riau Ini Bacakan Puisi untuk Para Pejabat

Baca: BREAKING NEWS: Jembatan Dermaga Kapal Roro Tanjung Buton Siak Riau Ambruk, Satu Orang Hilang

Selain memberikan pengobatan kepada penderita akibat kabut asap, Dinas Kesehatan Bengkalis sampai saat ini juga sudah membagikan sebanyak 99.500 buah masker yang disebar melalui Puskesmas dan posko kesehatan yang ada.

"Pembagian masker jauh hari sebelum kabut tebal sudah kita lakukan dengan menyebarkan keseluruh Puskesmas," terangnya. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved