Mofu Kembali ke Padang, Eduardo Almeida Debut Sebagai Pelatih Bersama Kabau Sirah

Semen Padang merekrut sejumlah pemain untuk putaran kedua Liga 1. Selain itu, mereka juga merekrut pelatih asal Portugal, Eduardo Almeida.

Mofu Kembali ke Padang, Eduardo Almeida Debut Sebagai Pelatih Bersama Kabau Sirah
internet
Vendry Mofu kembali menjadi pemain Semen Padang untuk putaran kedua Liga 1 musim ini 

tribunpekanbaru.com - Setelah mendapatkan menit bermain yang minim bersama Bhayangkara FC, Vendry Mofu memutuskan kembali ke Semen Padang dan memperkuat tim Kabau Sirah di putaran kedua Liga 1 musim 2019.

Vendry Mofu sudah diresmikan manajemen menjadi bagian Semen Padang untuk putaran kedua. Selama memperkuat Bhayangkara FC di putaran pertama lalu, Mofu hanya tampil dua kali, satu di antaranya dari bangku cadangan. Catatan itu berbeda di banding musim 2018 silam ketika dia tampil di 25 pertandingan.

Gelandang serang 30 tahun itu tidak menjadi satu-satunya pemain yang direkrut Semen Padang di detik akhir bursa transfer paruh musim. Semen Padang sebelumnya telah pula mendapatkan tiga tambahan pemain lainnya, yakni striker Vanderlei Fransisco, Mariando Djonak Uropmabin, dan Dimas Sumantri.

Keempat pemain itu menggenapi wajah baru Semen Padang untuk putaran kedua, demi menyelamatkan diri dari ancaman degradasi. Apalagi sebelumnya, Kabau Sirah sudah pula mengikat Yuu Hyun-koo, Flavio Beck Junior, dan Marko Kabiay.

“Kami tentunya berharap banyak kepada pemain yang didatangkan ini untuk menunjukkan kualitasnya membawa tim segera bangkit. Mendatangkan semua pemain ini sudah melalui diskusi panjang dengan tim pelatih, sesuai kebutuhan tim usai evaluasi putaran pertama,” jelas CEO Semen Padang, Hasfi Rafiq di laman resmi klub.

Pelatih Baru
Bukan hanya pemain, Semen Padang juga mendatangkan pelatih baru untuk putaran kedua yaitu Eduardo Almeida asal Portugal. Almeida akan debut bersama Kabau Sirah pada Rabu (18/9) ini di markas Persib Bandung, Stadion Si Jalak Harupat. Dia pun menargetkan angka dari Bandung.

Almedia sebenarnya sudah di Padang sejak pekan lalu, namun dia baru melatih tim usai dikalahkan PSS Sleman 0-1 di Stadion H Agus Salim Padang. Sedangkan Weliansyah yang sebelumnya jadi pelatih kepala, akan bertugas sebagai asisten Almeida.

“Kami tahu Persib tim kuat dan punya pemain-pemain berkualitas. Tapi kami sudah siap untuk mencuri poin," kata Almeida di laman resmi klub.

Tugas Almeida jelas tak mudah. Dia ditargetkan manajemen membawa Kabau Sirah keluar dari zona degradasi dan bertahan di Liga 1. Saat ini, Semen Padang terpuruk di juru kunci klasemen dengan 11 poin dari 17 laga. Tentunya ini bukan tugas mudah. Namun mantan pelatih Melaka United ini optimistis.

"Ini tantangan besar. Butuh kerja keras seluruh tim untuk membuat poin dan menyelamatkan tim. Saya tertantang untuk membawa tim ini keluar zona merah. Untuk bertahan di Liga 1, kami harus menghadapi setiap laga dengan target meraih poin sebisa mungkin yang kami mampu," tambah pelatih 41 tahun itu. (rin)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved