Siapkan Lima Atlet untuk Tampil di Pra PON, Cabor Layar Riau Tanpa Uji Coba

Cabor layar Riau bersiap menghadapi Pra PON tanpa ada agenda uji coba. Keinginan uji coba terbentur dana KONI yang minim.

Siapkan Lima Atlet untuk Tampil di Pra PON, Cabor Layar Riau Tanpa Uji Coba
tribun pekanbaru
Atlet layar Riau mengambil makanan saat istirahat latihan di Pantai Selat Baru, Bengkalis, Selasa (17/9). 

tribunpekanbaru.com - Beberapa daerah di Indonesia yang akan tampil di PON Papua tahun 2020 mendatang, kini sibuk menggelar uji coba. Namun ini tidak berlaku bagi cabor di Riau, setidaknya pada cabor layar.

Cabor yang diarsiteki pelatih Lilik ini menegaskan, hingga pelaksanaan Pra PON layar pada awal Oktober nanti, atlet layar Riau tidak akan mengikuti uji coba.

"Kita di layar nggak ada uji coba karena keterbatasan dana KONI Riau. Jadi kita tak bisa mengagendakan lagi," terang Lilik kepada Tribun, Selasa (17/9).

Lilik mengaku sudah pernah mengajukan program uji coba ke KONI Riau beberapa waktu lalu, namun ditolak. Alasannya karena minim anggaran. KONI Riau juga menyarankan cabor layar agar fokus ke Pra PON saja.

Dengan kondisi tersebut, Lilik dan pengurus layar Riau lainnya akan menjalankan saran KONI Riau. Kini para atlet layar latihan setiap hari di Pantai Selat Baru, Bengkalis.

Mengenai target yang diusung meski tanpa uji coba, Lilik menegaskan pihaknya tetap mematok target meraih medali.

"Dari jumlah atlet yang ada sekarang, beberapa di antaranya kita targetkan meraih medali, minimal medali perunggu. Kalau bisa di atas itu syukur Alhamdulillah," katanya.

Pra PON layar akan dilaksanakan di INSC Indonesia National Sailing Center, Jakarta, pada 1-13 Oktober mendatang. Tim layar Riau akan mengirim lima atlet plus tiga ofisial.

Para atlet itu adalah M Selamat di nomor class laser 4,7 putra marathon, Ardiansyah di kelas optimis putra, M Aqasha Naufal di class 420, Juhaidi di class 420, serta Herikco di class laser 4,7 putra.

Sedangkan tiga ofisial adalah Egi Saputra (ofisial), Yanto (boatman), dan Fivetrio Sulistino atau Lilik sebagai pelatih.

Ketua KONI Riau Emrizal Pakis, mengakui cabor yang akan tampil di Pra PON memang fokus pada program Pra PON saja. KONI hanya mengirimkan atlet untuk uji coba jika ada agenda resmi dari PB masing-masing.

"Kalau uji coba di luar agenda PB cabor, kita tidak bisa merealisasikan. Ya itu, karena alasan anggaran dan peluang juga," terang Emrizal. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved