Berita Riau

Beralasan Hendak Bertani, Warga Inhu, Riau Bakar Ladang, Tertangkap Basah Tim Patroli Gabungan

Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting melalui Ps Paur Humas, Aipda Misran mengatakan, pelaku kedapatan di sekitar lokasi lahan terbakar.

Beralasan Hendak Bertani, Warga Inhu, Riau Bakar Ladang, Tertangkap Basah Tim Patroli Gabungan
istimewa
Tim patroli gabungan mengamankan tersangka pembakar lahan, Selasa (17/9/2019). 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT- Beralasan hendak bercocok tanam dan membersihkan lahannya, Ism (32) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Indragiri Hulu (Inhu).

Warga Jalan Lintas Rengat-Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ini tertangkap oleh petugas patroli dari Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu pada Selasa (17/9/2019) siang.

Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting melalui Ps Paur Humas, Aipda Misran mengatakan, pelaku kedapatan di sekitar lokasi lahan terbakar.

"Petugas patroli mendapati ada lahan terbakar di Kelurahan Sekip Hilir. Kemudian petugas gabungan yang melakukan patroli melihat pelaku berada di lokasi lahan tersebut," kata Misran, Rabu (18/9/2019).

Selanjutnya, petugas membawa pelaku ke Koramil sebelum dilimpahkan ke Polres Inhu. Melalui penyelidikan yang dilakukan, diketahui bahwa Ismail sengaja melakukan pembakaran lahan.

"Lahan itu miliknya, rencananya si tersangka hendak bertani di lahan tersebut," kata Misran.

Polisi juga telah memeriksa empat saksi, dua orang dari KPBD Kabupaten Inhu dan dua orang dari masyarakat.

Barang bukti yang diamankan berupa satu korek api mancis warna ungu dan dua batang kayu arang bekas terbakar. Sementara luas lahan yang terbakar mencapai 2 hektare.

Pelaku dikenakan pasal 108 Jo pasal 69 ayat (1) UU RI nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan berikut Pasal 187 KUHP, dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting mengimbau kepada masyarakat maupun perusahaan yang memiliki lahan supaya menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

"Karena itu, dapat membahayakan diri sendiri dan lingkungan dapat tercemar oleh kabut asap yang kita sama-sama rasakan saat ini. Mari kita bekerja sama berperan aktif dari pemerintah dan masyarakat untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah kita khususnya Kabupaten Inhu," imbau Dasmin. (Tribunpekanbaru.com/bynton simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved