Pekanbaru

BREAKING NEWS: Yuliani Warga Pekanbaru Pingsan karena Asap Dilarikan ke Pengungsian

Seorang warga Purwodadi Pekanbaru Yuliani pingsan karena tidak tahan terpapar asap.

BREAKING NEWS: Yuliani Warga Pekanbaru Pingsan karena Asap Dilarikan ke Pengungsian
Istimewa
Yuliani pingsan karena kabut asap, langsung dilarikan ke posko pengungsian di DPW PKS Riau di Jalan Soekarno Hatta Rabu (18/9/2019) sore. 

BREAKING NEWS: Yuliani Warga Pekanbaru Pingsan karena Asap Dilarikan ke Pengungsian

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang warga Purwodadi Pekanbaru Yuliani pingsan karena tidak tahan terpapar asap.

Yuliani langsung dilarikan ke posko pengungsian di DPW PKS Riau di Jalan Soekarno Hatta Rabu (18/9/2019) sore.

Yuliani tiba di pengungsian dalam kondisi pingsan dan langsung dimasukkan ke ruangan Pemeriksaan dokter yang disediakan di posko tersebut.

Baca: Semak Belukar Terbakar Ternyata Sarang Ular, Belasan Ular Terpanggang Saat Karhutla Pelalawan Riau

Baca: STORY - Sesak Nafas dan Batuk Akibat Kabut Asap, Guru ini Datangi Posko Kesehatan di MPP Pekanbaru

Baca: STORY - 21 Balita Ikut Jadi Korban, Penderita ISPA di Inhu Akibat Kabut Asap Riau Meningkat

Baca: Dokter Kandungan Sarankan Ibu Hamil Mengungsi, Penderita ISPA Pelalawan Riau Capai 1.200 September

Setelah mendapatkan penanganan langsung dari dokter akhirnya Yuliani dalam beberapa menit langsung sadarkan diri, meskipun kondisinya masih lemah.

"Tadi dari rumah sudah lemas sekali, makanya kami larikan ke Posko," ujar Ina keluarga yang ikut mengantar.

Relawan bersama petugas medis langsung memberikan pertolongan kepada korban asap tersebut dengan sigap.

"Dia mengalami kecapean karena aktivitas seharian di luar rumah, terpapar asap," jelas dokter Rio Herman yang bertugas sore itu.

Menurut penjelasan Rio, buk Yuliani menghirup asap yang banyak ditambah lagi terlambat makan dan kurang vitamin.

Sehingga mengakibatkan gula ditubuhnya menurun.

"Tapi Alhamdulillah sudah sadar dan tinggal butuh istirahat aja lagi," ujarnya.

(Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved