Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Diduga karena Asap Tebal, Uji Sandar Kapal Roro Dumai-Malaka Ditunda

Kabut asap tebal yang saat ini melanda Dumai, membuat uji coba sandar kapal roro Dumai-Malaka mengalami penundaan sampai waktu belum ditentukan.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: rinaldi
internet
Pelabuhan Roro Dumai 

tribunpekanbaru.com - Uji sandar kapal Roro Dumai-Malaka di pelabuhan Dumai ditunda. Penundaan ini diduga karena kabut asap tebal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Dumai seminggu belakangan.

Kasi Operasional Roro Dinas Perhubungan Riau, Andre, membenarkan uji sandar Roro Dumai dari pelabuhan Bandar Sri Junjungan menuju Malaka, Malaysia, yang direncanakan Kamis (19/9) ini ditunda sampai waktu belum ditentukan.

"Memang ditunda uji sandarnya, diduga karena kabut asap yang saat ini menyelimuti Kota Dumai. Selanjutnya kita masih menunggu dari kedua belah pihak kapan akan melakukan uji sandar," katanya Rabu (18/9).

Terlapas dari hal itu, menurut Andre, untuk kapal roro rute Dumai menuju Tanjung Kapal di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, sejauh ini masih berjalan dan tidak ada masalah serius.

Namun diakuinya, kabut asap memang membuat operator kapal roro mengeluhkan jarak pandang yang terbatas, walau masih bisa melakukan perjalanan rute Dumai menuju Rupat.

Untuk jumlah penumpang, menurutnya mengalami penurunan mencapai 40 persen. Penurunan ini juga diduga karena kabut asap yang melanda Kota Dumai.

"Kalau normal, dalam sehari ada 500 penumpang. Tapi karena kabut asap menurun hingga 40 persen, ya kita maklumi, mungkin masyarakat tidak ingin berpergian di tengah asap," ujarnya.

Dia lantas mengimbau operator roro berhati-hati. Jika tidak memungkinkan, tidak ada salahnya bila pelayaran ditunda. "Semoga asap cepat hilang dan uji sandar Dumai-Malaka serta perjalanan rute Dumai-Rupat bisa lancar," katanya. (dkp)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved