Pelalawan

Dokter Kandungan Sarankan Ibu Hamil Mengungsi, Penderita ISPA Pelalawan Riau Capai 1.200 September

Kabut asap tebal yang melanda Kabupaten Pelalawan Riau sudah dua pekan berlangsung dan kepekatannya belum berkurang hingga Rabu

Dokter Kandungan Sarankan Ibu Hamil Mengungsi, Penderita ISPA Pelalawan Riau Capai 1.200 September
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
FOTO ILUSTRASI - Pasien di Puskesmas Sail Pekanbaru tengah melakukan pemeriksaan kesehatan, Senin (26/9/2019). Dalam sebulan terakhir, kunjungan pasien yang memiliki penyakit akibat kabut asap seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) meningkat, terutama anak-anak. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Dokter Kandungan Sarankan Ibu Hamil Mengungsi, Penderita ISPA Pelalawan Riau Capai 1.200 September

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Kabut asap tebal yang melanda Kabupaten Pelalawan Riau sudah dua pekan berlangsung dan kepekatannya belum berkurang hingga Rabu (18/9/2019).

Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan selalu menggunakan masker maupun sejenisnya apabila terpaksa keluar.

Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat kabut asap yang ditimbulkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan maupun di daerah dan provinsi lain.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, sepanjang Bulan September hingga tanggal 16 lalu, sudah 1.200 warga yang terserang Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA).

Dengan rincian usian dibawah 1 tahun sebanyak 89 pasien, umur antara 1 sampai 5 tahun ada 264 warg, dan usia di atas 5 tahun mencapai 847 orang. Peningkatan penderit ISPA dipengaruhi oleh kabut asap yang melanda Pelalawan.

"Data berdasarkan kunjungan pasien di seluruh Puskesmas ditambah dengan rumah sakit daerah," tutur Pelaksana tuga (Plt) Kepala Diskes Pelalawan, Asril M.Kes, kepada tribunpelalawan.com, Rabu (18/9/2019).

Baca: STORY - Sesak Nafas dan Batuk Akibat Kabut Asap, Guru ini Datangi Posko Kesehatan di MPP Pekanbaru

Selain ISPA yang meningkat, jenis penyakit lain juga mengalami penambahan signifikan.

Di antaranya penyakit asma sebanyak 85 pasien, iritasi mata 38 orang, dan iritasi kulit 134 orang.

Peningkatan itu juga diakibatkan oleh jerebu yang menguasai angkasa Pelalawan.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved