Adv

Pekanbaru Masih Diselimuti Asap Selama Sebulan

Asap mengandung partikel halus yang dapat masuk kesaluran pernafasan dan menyebabkan penyakit disaluran pernafasan seperti infeksi saluran pernafasan

Pekanbaru Masih Diselimuti Asap Selama Sebulan
Tribun Pekanbaru/Istimewa/ACT
Pekanbaru Masih Diselimuti Asap Selama Sebulan 

Pekanbaru Masih Diselimuti Asap Selama Sebulan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Asap mengandung partikel halus yang dapat masuk kesaluran pernafasan dan menyebabkan penyakit disaluran pernafasan seperti infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), memicu penyakit asma dan memperberat penyakit paru paru kronik.

Di Provinsi Riau diperkirakan ada lebih dari 281.626 penderita ISPA akibat polusi kabut asap.

Baca: Kabut Asap di Riau BERBAHAYA Bagi Ibu Hamil atau Wanita Hamil, Ini Penjelasan Dokter KANDUNGAN Zaldy

Baca: Single Salary ASN Pemprov Riau Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan BPKAD Riau

Baca: Warga TANTANG Gakum KLHK untuk Tunjuk Batas Lahan TNTN Riau Pascapenangkapan Tiga Perambah TNTN

Untuk itu disrankan kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan, dan jika keluar rumah, gunakan masker.

Kadar kualitas udara khususnya di kota Pekanbaru berdasarkan data BMKG berada di ambang tidak sehat hingga bahaya.

Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi RS Awal Bros Pekanbaru, khususnya terhadap masyarakat yang aktifitasnya berada di luar rumah atau ruangan.

Pada hari Rabu, 18 September 2019 Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru bekerja sama dengan susu steril Bear brand, membagikan masker N-95 dan susu kepada masyarakat khususnya pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

Menurut dr. Engga yang ikut dalam aksi peduli dampak asap, penggunaan masker N-95 dapat menangkal 95 persen partikulat asap yang ada di udara agar tidak masuk kedalam saluran pernafasan, khususnya bagi masyarakat yang beraktifitas di luar ruangan di saat kualitas udara yang telah mencapai status bahaya pada saat ini.

Baca: BAHAYA Kabut Asap Bagi Ibu Hamil, Kabut Asap di Riau, Ini Penjelasan Dokter Spesialis KANDUNGAN

Baca: 838 Sekolah Negeri di Siak Masih Diliburkan Akibat Kabut Asap di Riau, TK, SD, hingga SMP

Baca: Kesehatan Walikota Dumai Zulkifli Adnan Singkah Alias Zul AS Menurun, Flu karena Kabut Asap di Riau

Tetapi tidak semua orang bisa menggunakan masker N-95 ini, seperti orang tua, anak, ibu hamil, dan penderita penyakit paru, dikarenakan pori pori masker yang rapat menyebabkan oksigen yang masuk berkurang.

Solusi terbaik saat ini adalah tetap berada di dalam ruangan.

Dokter Engga juga berpesan, selain mengurangi aktifitas di luar ruangan, masyarakat juga dihimbau agar minum air putih yang cukup, berpola hidup bersih dan sehat, makan makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti buah, sayur, kacang kacangan dan susu, istirahat yang cukup dan bila ada gejala sakit, segera berobat ke Rumah sakit.

Pekanbaru Masih Diselimuti Asap Selama Sebulan. (Tribunpekanbaru.com/Rilis)

Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved