BREAKING NEWS

BREAKING NEWS : KADES di Riau Dijebloskan ke Penjara, Diduga Terlibat Korupsi Dana Desa Ratusan Juta

Breaking News : Kepala Desa di Riau dijebloskan ke penjara oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing, diduga terlibat korupsi dana desa ratusan juta

BREAKING NEWS : KADES di Riau Dijebloskan ke Penjara, Diduga Terlibat Korupsi Dana Desa Ratusan Juta
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
BREAKING NEWS : KADES di Riau Dijebloskan ke Penjara, Diduga Terlibat Korupsi Dana Desa Ratusan Juta 

BREAKING NEWS : KADES di Riau Dijebloskan ke Penjara, Diduga Terlibat Korupsi Dana Desa Ratusan Juta

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Breaking News : Kepala Desa (Kades) di Riau dijebloskan ke penjara oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing, diduga terlibat korupsi dana desa ratusan juta.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing langsung menjebloskan Adk, tersangka korupsi dana desa di Kecamatan Pangean ke Rutan kelas I Pekanbaru pada Kamis (19/9/2019).

Baca: BREAKING NEWS : NAMA-NAMA Calon Pimpinan Fraksi Definitif DPRD Pelalawan dalam Paripurna Perdana

Baca: Tour de Siak 2019 BERUBAH Menjadi Tour de Masker, Kabut Asap Karhutla di Riau Selimuti Lintasan Tour

Baca: Bayi Tewas di Riau Diduga Akibat Kabut Asap, RS Syafira Bantah Terima Pasien, Ini Kata Diskes Riau

Baca: Anak Sulung Nuri Meninggal karena Terpapar Asap, Korban Karhutla di Riau dan Kabut Asap di Riau

Adk merupakan salah seorang kepala desa di Kecamatan Pengean, Kuansing, Riau.

Menjebloskan tersangka ke Rutan kelas I Pekanbaru setelah Kejari menerima berkas tersangka dari Polres Kuansing.

"Hari ini berkasnya kita terima dan langsung kita lakukan penahan ke Rutan kelas I Pekanbaru," kata kepala Kejari Kuansing Hari Wibowo SH MH melalui Kasi Pidsus M Gempa Awaljon Putra SH, MH pada Kamis (19/9/2019).

Saat proses penyelidikan di Polres Kuansing, tersangka Adk memang tidak ditahan hingga akhirnya berkas diserahkan ke Kejari Kuansing.

"Kita memiliki waktu 20 hari penahan ini. Dalam waktu dekat berkasnya akan kita masukkan ke pengadilan," ujarnya.

Persidangan tidak dilakukan di Pengadilan Negeri (PN) Teluk Kuantan. Namun di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Negeri Pekanbaru.

Kasus yang membelit tersangka yakni pengelolaan keuangan desa pada APBDes 2016 lalu.

Halaman
12
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved