Adakah Asa Pengungkapan Kasus Noves Baswedan, Apa Kabar Tim Teknis Bentukan Polri?

Lama tak terdengar kelanjutan proses hukum atas tindak kejahatan yang dialami Novel Baswedan sudah samapai di mana?

Adakah Asa Pengungkapan Kasus Noves Baswedan, Apa Kabar Tim Teknis Bentukan Polri?
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Massa aksi dari Aliansi Masyarakat Anti Korupsi mengenakan topeng Novel Baswedan dalam aksi peringatan dua tahun kasus Novel Baswedan di Jalan Tugu, Kota Malang, Kamis (11/4/2019) lalu. 

Adakah Asa Pengungkapan Kasus Noves Baswedan, Apa Kabar Tim Teknis Bentukan Polri?

TRIBUNPEKANBARU.COM - Lama tak terdengar kelanjutan proses hukum atas tindak kejahatan yang dialami Novel Baswedan sudah samapai di mana?

Pengungkapan kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) Novel Baswedan kini berada di tangan kepolisian.

Kepolisian RI mengklaim bahwa tim teknis yang mengusut kasus Novel Baswedan masih terus bekerja.

Kendati demikian, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal mengaku tidak dapat membeberkan progres kerja tim teknis.

Baca: Hasil MotoGP Aragon 2019 Latihan Bebas 2 (FP2) - Valentino Rossi Melesat, Vinales Tercepat (VIDEO)

Baca: Pertahankan Tanah dan Rumahnya, Bu Lies Ogah Pindah dan Tolak Ganti Rugi Miliaran Plus Apartemen

Baca: Video Cuplikan Gol dan Hasil Brunei Darussalam vs Indonesia, Timnas U16 Cukur Brunei 8-0

"Tim teknis sedang bekerja. Keras bekerja itu. Setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap hari, tim bekerja. Enggak mungkin juga kita sampaikan ke media pekerjaan (tim teknis), bocor itu semua," kata Iqbal di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019).

Iqbal mengatakan, selain kasus Novel Baswedan, banyak pula kasus yang belum terungkap hingga tahunan.

Menurutnya, pengungkapan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut hanyalah masalah waktu.

Ia juga mengungkapkan, kasus tersebut hanya terkendala minimnya alat bukti di lapangan.

"Banyak peristiwa-peristiwa, kejahatan-kejahatan, yang tahunan tidak terungkap, banyak, bukan hanya ini saja, ini memang faktor teknis di lapangan, minimnya alat bukti, petunjuk, dan lain-lain, tapi kita terus," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved