Tour de Siak 2019

BERBAHAYA, YEZS Desak Tour de Siak 2019 Dihentikan karena Kualitas Udara di Riau Berbahaya

Berbahaya, Pengurus Yayasan Ekosistem Zamrud Siak (YEZS) desak Tour de Siak 2019 dihentikan karena kualitas udara di Riau berbahaya

BERBAHAYA, YEZS Desak Tour de Siak 2019 Dihentikan karena Kualitas Udara di Riau Berbahaya
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
BERBAHAYA, YEZS Desak Tour de Siak 2019 Dihentikan karena Kualitas Udara di Riau Berbahaya 

BERBAHAYA, YEZS Desak Tour de Siak 2019 Dihentikan karena Kualitas Udara di Riau Berbahaya

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Berbahaya, Pengurus Yayasan Ekosistem Zamrud Siak (YEZS) desak Tour de Siak 2019 dihentikan karena kualitas udara di Riau berbahaya.

Pengurus YEZS mendesak pemerintah Kabupaten Siak menghentikan iven balap sepeda internasional Tour de Siak 2019. Alasannya, kualitas udara berbahaya karena asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Baca: Wow, REMAJA 17 Tahun di Riau Jadi Bandar NARKOBA, Simpan Narkotika Jenis Sabu-sabu di Dalam Tanah

Baca: Bandar Narkoba Usia 17 Tahun di Riau, SEMBUNYIKAN Sabu-sabu di Dalam Tanah, Dikendalikan Narapida

Baca: KISAH Petugas Pemadam Karhutla di Riau, Nyaris Ditelan Lumpur Hidup hingga Bertemu Harimau dan Kobra

Baca: BREAKING NEWS : KADES di Riau Dijebloskan ke Penjara, Diduga Terlibat Korupsi Dana Desa Ratusan Juta

Baca: Pebalap Malaysia Juara I Etape I, Pebalap Jerman Minta Bantuan Oksigen, Tour de Siak 2019 dalam Asap

"Kami menilai iven ini terlalu dipaksakan. Ini bisa membahayakan kesehatan para pebalap dan masyarakat," kata Sekretaris YEZS Ahmad Syahid, Jumat (20/9/2019).

Ia menilai kegiatan sport tourism dengan tujuan menggenjot sektor pariwisata Siak ini tidak pantas dipaksakan, karena justru bisa memperburuk citra daerah.

Iven Balap Sepeda Tour de Siak merupakan iven sport tourism, dalam kondisi normal dapat dimaknai kegiatan olahraga yang tujuannya untuk kesehatan.

Namun saat ini kondisi udara sedang tidak sehat, hal itu ditandai dengan Status Darurat Asap merupakan warning bahwa kualitas udara tidak baik untuk kesehatan.

"Status darurat asap merupakan pertimbangan yang sangat kuat untuk dijadikan dasar menghentikan iven yang telah berjalan 7 tahun berturut-turut ini," kata Ahmad Syahid didampingi bendahara YEZS Said Eka N.

Menurut dia, keputusan melanjutkan penyelenggaraan Tour de Siak kali ini terlihat kontradiksi dengan himbauan pemerintah kepada masyarakat, serta kebijakan pemerintah terhadap penyelenggaraan pendidikan.

Baca: Kapal KARAM di Perairan Riau Kawasan Kepulauan Meranti, Ini Pengakuan Korban Selamat

Baca: Anak Sulung Nuri Meninggal karena Terpapar Asap, Korban Karhutla di Riau dan Kabut Asap di Riau

Baca: 53 Orang Jadi TERSANGKA Karhutla di Riau, Hanya Satu Korporasi, Wakil Rakyat Sindir Ketegasan Hukum

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved