Karhutla

Empat Ribu Kg Garam Ditebar di Langit Riau Hari Ini, Upaya Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Karhutla

Tim Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang berada di Provinsi Riau telah melaksanakan penyemaian garam sebanyak 4.000 kg di sejumlah lokasi.

Empat Ribu Kg Garam Ditebar di Langit Riau Hari Ini, Upaya Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Karhutla
FOTO/ISTIMEWA
Data Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia hari ini, Jumat (20/9/2019) 

Empat Ribu Kg Garam Ditebar di Langit Riau Hari Ini, Upaya Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Karhutla

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tim Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang berada di Provinsi Riau telah melaksanakan penyemaian garam sebanyak 4.000 kg di sejumlah lokasi.

Daerah penebaran garam dilakukan di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan sekitarnya.

"Berdasarkan laporan pandangan mata, petugas satuan darat yang berada di Kecamatan Bukit Kapur menginformasikan Kota Dumai hujan deras," ungkap Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo dalam rilis resmi yang diterima Tribunpekanbaru, Jumat (20/9/2019) malam.

Sementara itu, usaha dari tim TMC Palangkaraya, Kalimantan Tengah menyemai area Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Sampit, Gunungmas, Barito, Katingan dan Kota Palangkaraya juga membuahkan hasil.

Berbekal 2.400 Kg NaCl disebar di sepanjang lintasan penerbangan awan Cumulus dengan ketinggian awan mencapai 15.000 kaki.

"Tim tersebut melaporkan hujan deras terpantau di Pulang Pisau, Bandara Tjilik Riwut dan Kota Palangkaraya," terangnya.

Baca: Tindak Tegas PT ADEI, Mabes Polri Duga Perusahaan Sengaja Bakar Lahan untuk Replanting

Baca: Adakah Asa Pengungkapan Kasus Noves Baswedan, Apa Kabar Tim Teknis Bentukan Polri?

Baca: Perusahaan Sawit Malaysia, PT Adei Plantation Akan Dipanggil Terkait Karhutla di Lahannya di Riau

Operasi Mengurangi Kabut Asap dengan Kalsium Oksida

Sementara itu, hari ini, Jumat (20/9/2019) sejumlah 10.000 kg Kalsium Oksida (CaO) atau Kapur Tohor Aktif untuk operasi mengurangi kepekatan kabut asap di Kalimantan sudah datang di Palangkaraya.

Sedangkan untuk Riau sebanyak 10.000 kg kapur tohor aktif akan dikirim Sabtu (21/9/2019) besok pagi.

Diharapkan dengan kombinasi operasi pengurangan kabut asap dengan kapur tohor aktif dan TMC, hujan diharapkan turun lebih mudah sehingga karhutla dapat padam dan langit kembali biru.

Berdasarkan data Pusat Penanggulangan Krisis (PPK), Kementerian Kesehatan, rekapitulasi data penyakit ISPA 2019 di beberapa provinsi sebagai berikut, Provinsi Riau pada periode Februari - September tercatat sejumlah 268.591 jiwa,

sedangkan di Provinsi Jambi pada periode Juli - Agustus sejumlah 63.554.

Pada Provinsi Sumatera Selatan, jumlah terpapar ISPA periode Maret - September tercatat 291.807.

Di Kalimantan Barat, periode Februari - September, data tercatat sejumlah 163.662, kemudian Kalimantan Tengah pada periode Mei - September sejumlah 36.419 dan Kalimantan Selatan pada periode Juni - Agustus sejumlah 60.993.(*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved