Kabut Asap di Pekanbaru Pekat, BI Ungsikan 67 Anak dan Ibu ke Sumatera Barat

Pemilihan Sumatera Barat karena di wilayah setempat kualitas udara masih bagus dan tidak separah di Pekanbaru, Riau.

Kabut Asap di Pekanbaru Pekat, BI Ungsikan 67 Anak dan Ibu ke Sumatera Barat
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Penampakan Kabut Asap di Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Melihat kondisi semakin memburuk dan kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru semakin pekat.

Sehingga membuat kualitas udara dari ke hari semakin buruk dan tentunya sangat berpengaruh bagi kesehatan. Terutama bagi anak-anak dan ibu hamil.

Melihat kondisi semakin memburuk itu pihak Bank Indonesia (BI) Perwakilan Riau  langsung mengambil antisipasi dengan mengungsikan anak-anak dan ibu hamil ke Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Pemilihan Sumatera Barat karena di wilayah setempat kualitas udara masih bagus dan tidak separah di Pekanbaru, Riau.

"Kita melihat kualitas udara di Kota Pekanbaru tidak sehat. Bahkan sebelumnya sempat masuk ke level berbahaya. Jadi kita berkoordinasi dengan Satgas Manajemen Keberlangsungan tugas Bank Indonesia (MKTBI) di Jakarta dan akhirnya diambil kebijakan untuk dilakukan evakuasi terhadap anak-anak dari pegawai Bank Indonesia," ujar Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Asral, kepada Tribun, Jumat (20/9/2019).

Baca: GEMPAR Penemuan Ular Berkaki Mati Terpanggang di Lokasi Kebakaran Hutan Inhu Riau, Petugas Keheranan

Kalau mengungsikan anak-anak otomatis ibunya juga kan harus ikut. Dan diantara ibunya yang ikut mendampingi itu memang ada yang sedang hamil.

"Anak-anak yang diungsikan berusia di bawah 7 tahun. Selain anak-anak, BI juga mengevakuasi orang tua yang sudah lanjut usia, kemudian juga keluarga pegawai yang rentan terhadap asap," ucap Asral.

Bahkan tambah Asral, beberapa juga ada yang keluarganya sudah terkena Bronchitis dan juga ISPA.

"Total yang kita evakuasi sebanyak 67 orang dan kita evakuasi sejak, Selasa (17/9/2019) lalu menggunakan 2 bus ke salah satu Hotel yang berada di Sumatera Barat," ungkap Asral.

Baca: Beredar Video Polisi Tembakkan Senjata di Sebuah Hajatan, Ini Kata Mabes Polri

Namun kata Asral lagi, tak hanya menggunakan bus saja, sebagian ada yang pakai kendaraan pribadi.

"Jadi sore nanti akan kita evaluasi bagaimana udara sudah membaik atau belum. Direncanakan kalau situasi membaik, Sabtu (21/9) mereka akan kembali ke Pekanbaru lagi," ujar Asral.

Sementara itu, untuk karyawan BI lainnya tetap bekerja dan memberikan pelayananan seperti biasanya. "Tentunya kita imbau agar karyawan yang bekerja untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan dan jikapun harus keluar agar mengenakan masker," ucap Asral. (Tribunpekanbaru.com/Rino Syahril)

Penulis: Rino Syahril
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved