Berita Riau

NEWS VIDEO: Masyarakat Keluhkan Repotnya Pengurusan Perizinan di BPPOM

Teti misalnya, meminta agar pengurusan perizinan di BPPOM lebih disederhanakan, sehingga para pelaku usaha tidak repot dalam mengurus perizinan terseb

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Banyaknya proses yang harus dilalui oleh para pelaku usaha dalam pengurusan perizinan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) membuat wirausaha mengeluh.

Hal tersebut terungkap dalam Forum Konsultasi Publik oleh BP POM Pekanbaru, dengan mengangkat tema Menuju Layanan Prima, yang dilaksanakan di kantor BP POM Pekanbaru, Jalan Diponegoro Pekanbaru, beberapa hari lalu.

Dalam kegiatan tersebut, pihak BPPOM juga mengundang Forkopimda Provinsi Riau, pelaku usaha, dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, para pelaku usaha juga diberikan kesempatan untuk bertanya, dan menanyakan teknis untuk berurusan dengan penuh pihak BPPOM dalam menjalankan usahanya.

Teti misalnya, meminta agar pengurusan perizinan di BPPOM lebih disederhanakan, sehingga para pelaku usaha tidak repot dalam mengurus perizinan tersebut.

Baca: Walhi Minta Tetapkan Status Darurat Asap Karhutla di Riau

Baca: Warga Diminta Waspadai Turunnya Kualitas Udara di Riau

Baca: Akan Tayang, Siaran Langsung TV One One Pride MMA, Video Live Sabtu (21/9) Malam Ini

Undangan lainnya, Mujiono, salah seorang pelaku usaha bakso mengatakan, ia sendiri juga merasa kerepotan dalam mengurus perizinan, mulai dari kelurahan, dilanjutkan lagi ke kecamatan, sebelum ke BP POM.

"Di kelurahan juga ditanya PBB, kemudian kita ngontrak atau bagaimana, nanti di kecamatan ada proses lagi, saya berpikir, kalau begini kapan saya mau jualannya," imbuhnya.

Menjawab hal itu, Kepala Balai Besar POM di Pekanbaru, Mohamad Kashuri mengatakan, pihaknya berjanji akan berupaya menyederhanakan pengurusan perizinan, sehingga semakin mempermudah masyarakat.

"Sekarang sudah semakin sederhana. Kita akan berupaya untuk terus menyederhanakan, sehingga semakin gampang. Apalagi sekarang kita sudah terapkan sistem online. Kita juga bisa datangi langsung, tinggal telpon kami, kami datang. Kalau misalnya tidak ada internet, kita akan bawakan, pokoknya kita fasilitasi. Tapi pengurusan di bawah memang diperlukan. Minimal di tingkat kelurahan," tuturnya.

Mohamad Kashuri juga menambahkan, pihaknya terus berusaha dan berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dan juga para pelaku usaha. Masyarakat juga bisa menghubungi BP POM di nomor whatsapp melalui 085805610203.

Kashuri juga menjelaskan, pihaknya memiliki beberapa kewenangan untuk melakukan pemeriksaan, kemudian sampling dan uji laboratorium dan penindakan. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved