Karhutla

Api Masih Menyala, Ratusan Hektar Lahan di Hutan Lindung Bukit Betabuh Kuansing Riau Terbakar

Kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh Kuansing, Riau ternyata sudah habis di lalap si jago merah. Diperkirakan ratusan hektare lahan yang sudah terbakar

Api Masih Menyala, Ratusan Hektar Lahan di Hutan Lindung Bukit Betabuh Kuansing Riau Terbakar
FOTO/ISTIMEWA
Kebakaran lahan di kawasan Hutan Bukit Betabuh 

Api Masih Menyala, Ratusan Hektar Lahan di Hutan Lindung Bukit Betabuh Kuansing Riau Terbakar

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh Kuansing, Riau ternyata sudah habis di lalap si jago merah. Diperkirakan ratusan hektare lahan yang sudah terbakar.

"Kita perkirakan luasan yang terbakar ada rarusan hektare," kata Kapolsek Kuantan Mudik AKP Afrizal SH, Minggu (22/9/2019).

Kawasan hutan lindung Bukit Betabuh berbatasan dengan Kabupaten Dharmasraya, Sumbar. Titik api sendiri di lawasan hutan lindung ada juga yang masuk wilayah Sumbar.

Baca: Walhi Sebut Pemerintah Beri Subsidi kepada Pelaku Kejahatan Lingkungan

Baca: VIDEO Sholat Istikharah, Lengkap Dengan Niat, Tata cara, Waktu, dan Doa Shalat Istikharah

Api masih menyala di kawasan Hutan Bukit Betabuh, Kuansing, Riau.
Api masih menyala di kawasan Hutan Bukit Betabuh, Kuansing, Riau. (FOTO/ISTIMEWA)

Saat ini, tim gabungan dari kepolisian dan TNI masih bekerja di Bukit Betabuh. Titik api memang kembali ditemukan di kawasan tersebut, Minggu (22/9/2019).

Ia memperkirakan, titik api tidak sebanyak sebelumnya di Bukit Betabuh. Saat ini, petugas gabungan lebih menekankan pada lokalisir api agar tidak meluas. Sisa lahan yang terbakar, yang sudah padam, sedang proses pendinginan.

"Tim sudah di lokasi," ujarnya.

Yang cukup memprihatinkan, kawasan hutan lindung tersebut sudah berubah menjadi kawasan kebun sawit. Kebuh sawit ini juga yang terbakar.

Soal batas wilayah di kawasan ini memang belum pasti. Begitu juga soal status hutan lindung tersebut.

Bagi Riau, Bukit Betabuh merulaka hutan lindung. Sedangkan warga Kabupaten Dharmasraya, sebagian merupakan tanah ulayat.

"Kebanyakan warga yang punya lahan sawit itu warga Sumbar. Mereka klaim itu tanah ulayat," ujarnya.

Walau ada perbedaan klaim tersebut, pihaknya sudah melakukan penyelidikan. Police line sudah dipasang dilokasi kebakaran.

"Kita sudah nanya-nanya warga. Masih proses penyelidikan," terangnya. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved