Berita Riau

2.845 Warga Riau Terserang Penyakit Akibat Asap Kebakaran Hutan di Riau

Sebanyak 2.845 warga Kabupaten Siak terserang berbagai penyakit akibat asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

2.845 Warga Riau Terserang Penyakit Akibat Asap Kebakaran Hutan di Riau
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Pasien yang akan berobat di Puskesmas Simpang Tiga, Pekanbaru memakai masker akibat kabut asap yang semakin pekat di Pekanbaru, Selasa (10/9/2019). (Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

2.845 Warga Terserang Penyakit Akibat Asap Kebakaran Hutan di Kabupaten Siak
Kotak Masuk

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Sebanyak 2.845 warga Kabupaten Siak terserang berbagai penyakit akibat asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Data tersebut dihimpun dari Dinas Kesehatan Siak periode Juli-September 2019.

Dari data tersebut, warga yang terserang Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebanyak 2.369 orang, pneumonia 18 orang, asma 115 orang, iritasu mata 93 dan iritasi kulit 250 orang.

Jumlah tersebut diprediksi terus bertambah karena kualitas udara di Kabupaten Siak masih kategori berbahaya.

"Kita khawatir bila anak yang terserang pneumonia bertambah. Korbannya sudah ada tapi masih bisa ditangani," kata Kepala Dinas Kesehatan Dr Tonny Chandra, Senin (23/9/2019).

Baca: BREAKING NEWS: Gubernur Syamsuar Tetapkan Status Riau Darurat Bencana Pencemaran Udara

Baca: BREAKING NEWS: Udara di Pekanbaru Masih Sangat Berbahaya, Terpantau 256 Hotspot di Riau

Ia menjelaskan, pneumonia merupakan infeksi yang menimbulkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru, yang dapat berisi cairan. Pada pneumonia, kantung udara bisa berisi cairan atau nanah.

"Infeksi ini dapat mengancam nyawa siapa pun, terutama pada bayi, anak-anak, dan lansia di atas 65 tahun," kata dia.

Ia tidak menyarankan warga masyarakat berada di luar rumah. Karena kondisi kabut asap semakin hari semakin parah.

Masyarakat yang menderita asma bisa kambuh bila menghirup udara yang berasap secara langsung.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved