Karhutla di Riau

Hujan di Daerah Karhutla di Riau Mengandung Partikel BERBAHAYA, Jangan Mandi Air Hujan Ini Kata BMKG

Hujan di daerah Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau mengandung partikel berbahaya, jangan mandi air hujan, ini kata BMKG

Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadli
Hujan di Daerah Karhutla di Riau Mengandung Partikel BERBAHAYA, Jangan Mandi Air Hujan Ini Kata BMKG 

Hujan di Daerah Karhutla di Riau Mengandung Partikel BERBAHAYA, Jangan Mandi Air Hujan Ini Kata BMKG

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hujan di daerah Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau mengandung partikel berbahaya, jangan mandi air hujan, ini kata BMKG.

Petugas dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menyebutkan, hujan yang turun di daerah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), atau daerah yang terdampak kabut asap, punya kandungan cukup berbahaya.

Baca: BREAKING NEWS: Bupati Pelalawan HM Harris Dipanggil Bareskrim Polri Terkait Karhutla di PT Adei Riau

Baca: Siswi SMA Cantik di Pekanbaru Ini Ingin Terjun ke Dunia Film, Geluti Modeling dan Suka Modern Dance

Baca: Resmi, 1.674 LOWONGAN KERJA Tersedia pada Pekanbaru Job Fair 2019 di Susiana Tabrani Convention Hall

Baca: Riau Darurat Pencemaran Udara, Jarak Pandang di Pelalawan 800 Meter, 1.867 Warga Terserang ISPA

Hal ini dikarenakan air hujan sudah bercampur dengan partikulat dari kebakaran.

"Cukup berbahaya, terutama untuk kulit yang sensitif. Partikulatnya kan bercampur ya seperti CO, NO2, SO2," kata Prakirawan BMKG Pekanbaru, Ahmad Agus Widodo kepada Tribunpekanbaru.com Selasa (24/9/2019).

Terkait hujan yang turun saat ini, BMKG pun menyampaikan himbauannya.

"Himbauannya untuk hujan saat ini, dimohon untuk tidak mandi dari air hujan dulu ya mas," ungkapnya.

Disebutkan Ahmad, saat ini potensi hujan cukup baik, terutama wilayah pesisir Riau.

"Ada laporan saat ini Dumai hujan ringan. sekarang muncul banyak bibit hujan di wilayah Dumai, Rohil, Inhil dan Inhu," urainya.

Siang ini lanjut Ahmad Agus, diprakirakan siang dan malam hari terdapat potensi hujan sedang disertai angin.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved