Breaking News:

Artikel

Gagal Paham Disrupsi Mindset Terhadap UMKM

Memang tidak banyak yang paham, dan dengan entengnya mempersamakan UMKM dengan Start Up

Editor: Rinal Maradjo
Foto Istimewa
Gagal Paham Disrupsi Mindset Terhadap UMKM 

Artinya di pasar modal, Gojek memiliki valuasi sebesar 20 kali Garuda. Lebih lanjut lagi, para investor tidak peduli dengan berapa besar tingkat keuntungan dari Gojek.

Yang penting bagi para investor, dana yang telah diinvestasikan bisa kembali dalam waktu singkat plus margin revenue, bukan dari laba perusahaan, namun dari selisih kenaikan harga saham yang begitu cepat bertumbuhnya.

Baca: Di Balik Kegelisahan Melewati Era Disrupsi

Baca: Mindset di Era Disrupsi, Ubahlah Pola Pikir dari Konten Menjadi Konteks

Baca: Berpikirlah di Luar Mainstream Agar Eksis Pada Era Disrupsi

Jadi bila kita ingin lihat contoh tentang “ Konteks” maka Gojek lah contoh konkritnya, dan bila kita berfikir tentang “ Konten” maka seperti kita memandang Garuda yang Laba nya merugi dan memang harus normatif, hitung-hitungan investasi kita, sebab dalam jangka panjang belum ada kepastian untuk return nya.

Start up pada umumnya mempunyai ambisi untuk menjadi besar, dan sangat amat besar, dan pembiayaannya pun kebanyakan bukan melalui perbankan (apalagi melalui KUR) , dan dibiayai melalui Venture Capital.

Venture Capital itu memang beda secara prinsip dengan perbankan, baik dari ambisi maupun cara pandang siapa yang dibiayainya.

Venture Capital kebanyakan adalah Risk Taker, dan mereka dalam memenuhi ambisinya akan dengan mudah menjual lagi sahamnya sebesar 10 kali lipat atau bahkan 100 kali lipat dari modal yang pernah mereka tanamkan setelah berhasil,

dan selanjutnya mereka akan pindah dari Start Up lainnya dengan motif yang sama.

Jadi kalau saat ini banyak pihak yang mendukung berdirinya sejumlah Start Up Company dengan menggunakan atau memperlakukan bagaikan UMKM, ya pastilah akan layu sebelum berkembang.

Jadi kita memang perlu mengembangkan UMKM dan kita juga sangat perlu Start Up Company untuk menggairahkan investasi.

Keduanya penopang penumbuh tingkat pertumbuhan ekonomi.

Tapi jangan salah perlakuan tentunya. Jangan samakan Start Up dengan UMKM. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved