KPK Panggil Sejumlah Saksi dalam Penyidikan Dugaan Tipikor Impor Bawang Putih

Dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) impor bawang putih terus ditindaklanjuti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Panggil Sejumlah Saksi dalam Penyidikan Dugaan Tipikor Impor Bawang Putih
Tribunnews.com/ Ria Anatasia
Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK 

KPK Panggil Sejumlah Saksi dalam Penyidikan Dugaan Tipikor Impor Bawang Putih

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) impor bawang putih terus ditindaklanjuti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Manajer Tesate Grand Indonesia Nopiyanto dalam kasus dugaan suap yang menyeret anggota komisi VI DPR dari fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra itu.

Nopiyanto akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dhamantra.

Mereka adalah karyawan PT Pertani (Persero) Alhani Yandi serta karyawan Imperial Steam Pot Senayan City Mall Nur Fitria Farhanah.

 

"Mereka akan diperiksa sebagai saksi kasus suap terkait dengan pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019 untuk tersangka IYD (I Nyoman Dhamantra)," ujar Juru Bicara KPK Febri  Diansyah kepada wartawan, Kamis (26/9/2019).

Baca: Tiga Orang Meninggal Korban Gempa di Ambon, Maluku Hari Ini

Baca: Tv Online Indosiar : Persipura Jayapura vs PSM Makassar Video live streaming di Sini

Baca: Live Streaming Liga 2 Persiraja vs Sriwijaya FC Jumat (27/9) Besok Saksikan Link Live Streamingnya

I Nyoman Dhamantra diduga kuat telah mendapat janji untuk menerima commitment fee dari bos PT Cahaya Sakti Argo (CSA) Chandry Suanda alias Afung untuk mengurus proses izin impor bawang putih.

Adapun fee yang dijanjikan yakni sekitar Rp1.700 hingga Rp1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor.

KPK menduga uang tersebut diberikan agar proses perizinan impor bawang putih tahun 2019 sebanyak 20.000 ton dapat terealisasi.

Dalam perjalanan pembahasan tersebut muncul angka untuk mengurus izin impor sebesar Rp3,6 miliar.

Atas perbuatannya, I Nyoman Dhamantra disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 junctoPasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Suap Impor Bawang Putih, KPK Periksa 3 Saksi, https://www.tribunnews.com/nasional/2019/09/26/suap-impor-bawang-putih-kpk-periksa-3-saksi.

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved