Pelalawan

Hotspot Nihil di Pelalawan Riau, Tim Gabungan Masih Lakukan Pendinginan di Dua Lokasi Ini

Hotspot di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau pada Jumat terpantau nihil, atau tanpa titik panas.

Hotspot Nihil di Pelalawan Riau, Tim Gabungan Masih Lakukan Pendinginan di Dua Lokasi Ini
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Karhutla di Riau Sebabkan Kabut Asap, Jarak Pandang di Pelalawan 3 Kilometer, Ada 4 Titik Hotspot 

Hotspot Nihil di Pelalawan Riau, Tim Gabungan Masih Lakukan Pendinginan di Dua Lokasi Ini

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Hotspot di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau pada Jumat (27/9/2019) terpantau nihil.

Kondisi tanpa titik panas ini sejak Kamis (26/9/2019) sore lalu yang menandakan tidak ada lagi titik api di Pelalawan.

Kabut asap yang sebelumnya membelenggu Pangkalan Kerinci dan sekitarnya dipastikan tidak ada lagi, tampak dari jarak pandang yang kembali normal hingga 7 kilometer.

Bahkan kualitas udara berdasarkan pengurusan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang didapatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan sudah membaik. Konsentrasi PM 10 menunjukan angka 27.16 dengan indikator berwarna hijau, masuk kategori baik bagi kesehatan masyarakat.

Baca: BREAKING NEWS: Terpantau 17 Hotspot di Riau, Potensi Hujan Masih Terjadi

Baca: Inilah Tiga Perusahaan di Riau yang Sedang Didalami Polda Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan

Baca: Ketika Pelajar SMP Turun ke Jalan bersama Mahasiswa, Saat Ditanya Arti Revolusi Begini Jawabannya

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, hampir seluruh titik api di Pelalawan sudah berhasil dipadamkan.

Dengan bantuan hujan yang turun tiga hari berturut-turut, api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) langsung hilang dan menyisakan tunggu kayu serta tanaman sisa terbakar.

"Personil gabungan sudah ditarik semua dari lokasi yang dipastikan tak ada api dan asap lagi," kata Hadi Penandio kepada tribunpelalawan.com, Jumat (27/9/2019).

Meski sudah bebas api dan asap, lanjut Hadi Penandio, tim gabungan kecamatan masih melakukan upaya pendinginan di dua lokasi Karhutla.

Di antaranya di Desa Lubuk Keranji Kecamatan Bandar Petalangan dan Kelurahan Pelalawan Kecamatan Pelalawan dengan menerjunkan tim rayon kecamatan.

Baca: Pilu Bagi Sang Ibu, Ucapan Terakhir Siswa SMA yang Tewas Tertabrak Kontainer Saat Demo di DPR RI

Baca: Info CPNS 2019, Kuota Total 197.111 Orang, Formasi Terbanyak untuk Guru, Kesehatan hingga Dosen

Operasi pendinginan terus dilakukan lantaran lahan bekas terbakar masih mengeluarkan asap.

Jika tidak ditangani dengan cepat, dikuatirkan kayu bekas terpanggang kembali menyala dan menimbulkan api. Apalagi tertiup oleh angin kencang dan api kembali meluas hingga sulit dipadamkan.

"Tim kecamatan lain kita perintahkan tetap patroli ke lokasi-lokasi beka kebakaran. Kalau ada terlihat asap dan api, langsung bisa ditangani," tandasnya. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved