Jokowi Undang Mahasiswa ke Istana, Mereka Tak Mau Tertutup, Maunya Begini Biar Publik Tahu

Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengundang seluruh aliansi BEM Universitas di Indonesia ke Istana negara.

Jokowi Undang Mahasiswa ke Istana, Mereka Tak Mau Tertutup, Maunya Begini Biar Publik Tahu
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Jokowi Undang Mahasiswa ke Istana, Mereka Tak Mau Tertutup, Maunya Begini Biar Publik Tahu 

Jokowi Undang Mahasiswa ke Istana, Mereka Tak Mau Tertutup, Maunya Begini Biar Publik Tahu

TRIBUNPEKANBARU.COM - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengundang seluruh aliansi BEM Universitas di Indonesia ke Istana negara.

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia merespon undangan dari Presiden Jokowi untuk berdialog di Istana Negara Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Atas undangan itu, BEM Seluruh Indonesia ‎bersedia bertemu dengan Jokowi asalkan pertemuan dilakukan terbuka agar bisa disaksikan masyarakat.

Pertemuan itu juga harus menjamin bahwa nantinya akan ada kebijakan yang kongkret demi terwujudnya tatanan masyarakat yang lebih baik.

"Presiden harus menyikapi berbagai tuntutan mahasiswa yang tercantum di dalam 'Maklumat Tuntaskan Reformasi" secara tegas dan tuntas," tegas M Nurdiansyah.

Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas melakukan aksi demo di depan Gedung DPR-MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). Massa melakukan aksi penolakan RKUHP dan RUU KPK serta beberapa isu yang sedang mengundang kontroversi di masyarakat.
Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas melakukan aksi demo di depan Gedung DPR-MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). Massa melakukan aksi penolakan RKUHP dan RUU KPK serta beberapa isu yang sedang mengundang kontroversi di masyarakat. (TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS)

Nurdiyansyah mengatakan tuntutan mahasiswa telah disampaikan secara jelas di berbagai aksi maupun media.

Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini bukanlah sebuah pertemuan tetap sikap tegas Jokowi terhadap tuntutan mahasiswa.

Menengok ke belakang, ‎Nurdiyansyah mengungkapkan belajar dari pertemuan BEM seluruh Indonesia dengan Jokowi di 2015,

pertemuan itu digelar terurup dan hasilnya malah membuat gerakan mahasiswa menjadi terpecah belah.

Halaman
12
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved