Pelalawan

Si Istri Ditangkap Dua Bulan Lalu, Kini Anak dan Suaminya Diciduk karena Edarkan Sabu di Pelalawan

"Jadi ini kasusnya unik, satu keluarga pengedar narkoba. Istrinya sudah kita tangkap dua bulan lalu, sekarang giliran anak dan suaminya."

Si Istri Ditangkap Dua Bulan Lalu, Kini Anak dan Suaminya Diciduk karena Edarkan Sabu di Pelalawan
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pelalawan berhasil membongkar sindikat pengedar narkotika jenis sabu yang dijalankan oleh satu keluarga mulai dari istri, anak, dan suaminya pada Kamis (26/9/2019). 

Si Istri Ditangkap Dua Bulan Lalu, Kini Anak dan Suaminya Diciduk karena Edarkan Sabu di Pelalawan

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pelalawan berhasil membongkar sindikat pengedar narkotika jenis sabu yang dijalankan oleh satu keluarga mulai dari istri, anak, dan suaminya pada Kamis (26/9/2019).

Sang istri bernama Sumarni alias mami (57) telah diringkus pada Bulan Juli lalu di rumahnya di Jalan Kutilang SP 5 Desa Bukit Agung Kecamatan Kerinci Kanan, Siak.

Barang bukti sabu, uang tunai, alat hisap atau bong, hingga telepon genggam disita. Setelah Mami mendekam di penjara dan menjalani hukumannya, ternyata bisnis haram sabu-sabu itu dijalankan anak dan suaminya.

"Jadi ini kasusnya unik, satu keluarga pengedar narkoba. Istrinya sudah kita tangkap dua bulan lalu, sekarang giliran anak dan suaminya kita ringkus," terang Kapolres Pelalawan, AKBP Muhammad Hasym SIK, melalui Kasat Narkoba Iptu Romi Irwansyah, kepada tribunpelalawan.com, Jumat (27/9/2019).

Baca: Info CPNS 2019, Ada 63 Ribu Formasi Guru Serta Daftar Formasi Buat Pelamar Usia Maksimal 40 Tahun

Awalnya polisi menangkap anaknya bernama Norman Hadi Syahputra alias Norman (27) pada Kamis (26/9/2019) siang.

Polisi mendapat informasi sering terjadi transaksi narkoba di sebuah cafe remang-remang di Jalan Lingkar Kelurahan Kerinci Timur Kecamata Pangkalan Kerinci, Pelalawan.

Kemudian tim Opsnal Satres Narkoba dipimpin Kasat Narkoba Iptu Romi Irwansyah melakukan penyelidikan.

Setelah mengetahui keberadaan pelaku yang sedang berada di dalam sebuah cafe, team langsung melakukan penangkapan terhadap Norman.

Pemuda itu tak bisa lagi berkutik saat diringkus polisi dan dilakukan penggeledahan. Polis menemuka satu paket sabu, telepon genggam, sepeda motor, dan uang tunai Rp 250 ribu yang diduga hasil penjualan.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved