Indragiri Hulu

Polres Dalami Dugaan Tindak Pidana Korupsi 40 Anggota DPRD Inhu Riau 2014-2019

Kepolisian Polres Inhu tengah mendalami dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Dewa Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhu.

Polres Dalami Dugaan Tindak Pidana Korupsi 40 Anggota DPRD Inhu Riau 2014-2019
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
PEJABAT Teras Pemprov Riau Diperiksa Jaksa Penyidik Kejari Pekanbaru Soal Dugaan Tipikor di PT PER 

Polres Dalami Dugaan Tindak Pidana Korupsi 40 Anggota DPRD Inhu Riau 2014-2019

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Kepolisian Polres Inhu tengah mendalami dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Dewa Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhu.

Informasi yang diperoleh, penyidik dari Tipikor Polres Inhu bersama perwakilan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau tengah berada di kantor DPRD Inhu.

Dugaan tindak pidana korupsi tersebut menyeret 40 orang anggota DPRD Inhu pada periode 2014-2019.

Sejumlah dugaan korupsi yang dilakukan diantaranya dugaan anggaran perjalanan dinas fiktif, dan dugaan penyelewenangan dana reses untuk tahun 2016 hingga tahun 2018.

Baca: Plafon Pasar Modern Selatpanjang Riau Runtuh Hampir Mengenai Pedagang

Baca: Diduga Sudah Berpindah Tangan, Pihak yang Kini Kuasai Mobil Dinas Pekanbaru Ancam Membakar

Mantan Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting didampingi Kapolres Inhu, AKBP Efrizal pada acara pisah sambut, membenarkan adanya tim Tipikor dan perwakilan BPKP Provinsi Riau tengah berada di DPRD.

"Ini bukti proses masih berjalan dan hal ini sudah saya sampaikan dengan Kapolres Inhu AKBP Efrizal selaku pejabat baru," ujar Dasmin kepada awak media.

Namun ia tidak bisa menjelaskan lebih dalam lagi soal pemeriksaan yang dilakukan oleh dua lembaga itu.

Menurutnya dugaan korupsi itu akan disampaikan ke publik setelah dinyatakan P21. Meski begitu, Dasmin menyatakan bahwa pihaknya tidak main-main dalam memberantas tindak pidana korupsi.

"Polisi tidak ada kata main-main dalam memberantasan korupsi dan untuk saat ini belum diketahui berapa kerugian Negera atas dugaan korupsi dilingkungan DPRD Inhu," tegasnya.

Baca: Dua Bocah Terseret Arus Sungai Subayang Riau, Satu Meninggal Dunia

Baca: STORY - Tak Resah Harga Sawit Anjlok, Petani Ubi Desa Salo Riau Hasilkan Rp 30 Juta Sekali Panen

Dasmin berkata tim tipikor bersama dengan BPKP sudah melakukan pemeriksaan semenjak Selasa (24/9/2019) kemarin.

Namun dirinya tidak mengetahui kapan waktu pemeriksaan selesai. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved