Berita Riau

Peserta Kunjungi Lokasi Keramat Talang Mamak,AMAN Gelar Lokakarya di Desa Talang Jerinjing Inhu Riau

Hutan adat kayu ratus dan batu lintang yang berada di Desa Talang Jerinjing merupakan lokasi keramat bagi masyarakat adat Talang Mamak Riau.

Peserta Kunjungi Lokasi Keramat Talang Mamak,AMAN Gelar Lokakarya di Desa Talang Jerinjing Inhu Riau
istimewa
Wakil Ketua Dewan Nasional AMAN Abdon Nababan memandu acara diskusi adat di Balai Adat Talang Jerinjing, Selasa (1/10/2019). 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Peserta lokakarya dan studi banding yang digelar Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Indragiri Hulu (Inhu), diajak ke hutan adat kayu ratus dan batu lintang.

Dua lokasi yang berada di Desa Talang Jerinjing itu, merupakan lokasi keramat bagi masyarakat adat Talang Mamak

Agenda yang dijadwalkan tiga hari tersebut juga melibatkan peserta yang juga masyarakat adat dari 20 negara.

Masyarakat Adat Talang Mamak mendapat pujian dari peserta, karena upaya yang mereka lakukan dalam mempertahankan adat dan kelestarian hutan sebagai warisan leluhur.

Wakil Ketua Dewan Nasional Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Abdon Nababan mengatakan, pihaknya sengaja memilih komunitas adat Talang Mamak.

Menurutnya kondisi hutan adat Talang Mamak semakin lama semakin kecil, ditambah lagi gangguan dari luar terhadap eksistensi adat Talang Mamak.

"Melalui studi banding ini kita memberikan informasi baru kepada masyarakat adat Talang Mamak, sehingga mereka terus termotivasi dalam mempertahankan adat mereka," kata Abdon, Selasa (1/10/2019).

Abdon menerangkan semangat anak muda Talang Mamak juga menjadi alasan untuk menggelar studi banding.

Ia menilai bahwa anak-anak muda Talang Mamak memiliki semangat untuk mempertahankan adat mereka.

Abdon mengatakan bahwa dua lokasi itu menjadi contoh cara masyarakat adat Talang Mamak untuk merevitalisasi adatnya serta menyelamatkan hutan-hutan mereka.

Peserta senang diajak berkunjung ke dua lokasi keramat bagi masyarakat adat Talang Mamak.

Bahkan mereka sangat menghormati masyarakat adat Talang Mamak yang masih berhasil mempertahankan hutan adatnya.

Yohanes, peserta perwakilan masyarakat adat Dayak dari Kalimantan Tengah mengakui bahwa pola yang digunakan oleh masyarakat Adat Talang Mamak dalam mempertahankan hutan adatnya mirip dengan masyarakat adat Dayak.

Ia menyampaikan agar masyarakat adat Talang Mamak bisa terus menjaga kelesatarian hutan dan adat mereka, terlebih lagi menghadapi modernisasi saat ini. (Tribunpekanbaru/bynon simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved