Berita Riau

TUGAS Perdana Wakil Rakyat di Riau, DPRD Pelalawan Sahkan Alat Kelengkapan Jelang Magrib, Rinciannya

Tugas perdana wakil rakyat periode 2019-2024 di Riau, DPRD Pelalawan sahkan alat kelengkapan jelang magrib dalam sidang paripurna

TUGAS Perdana Wakil Rakyat di Riau, DPRD Pelalawan Sahkan Alat Kelengkapan Jelang Magrib, Rinciannya
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
TUGAS Perdana Wakil Rakyat di Riau, DPRD Pelalawan Sahkan Alat Kelengkapan Jelang Magrib, Rinciannya 

TUGAS Perdana Wakil Rakyat di Riau, DPRD Pelalawan Sahkan Alat Kelengkapan Jelang Magrib, Rinciannya

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Tugas perdana wakil rakyat periode 2019-2024 di Riau, DPRD Pelalawan sahkan alat kelengkapan jelang magrib dalam sidang paripurna, ini rincian nama-nama pimpinan komisi dan lainnya.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan Riau akhirnya mensahkan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) melalui paripurna yang digelar pada Senin (30/9/2019) menjelang magrib.

Baca: SEMPAT Tarik Menarik Tas dengan Korban, Tukang Ojek Pangkalan Terjatuh Saat Dikejar Warga dan Polisi

Baca: Sempat Hilang karena Hujan, Langit Riau Kembali Diselimuti Kabut Asap, Warga: Asapnya Muncul Lagi

Baca: Jarak Pandang di Riau Sempat 100 Meter Akibat Kabut Asap, 6 Penerbangan di Bandara SSK II Tertunda

Baca: JADWAL Pemadaman Listrik di Riau Rayon Rengat Kota, Air Molek dan Taluk Kuantan Selasa Hari Ini

Baca: BREAKING NEWS : Sejumlah Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Tertunda Akibat Kabut Asap Tebal

Alat kelengkapan yang ditetapkan meliputi struktur di komisi-komisi, Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Bamus), Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda), dan Badan Kehormatan.

Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi ST MM didamping Wakil Ketua I Syafrizal SE dan Wakil Ketua II H Anton Sugianto SUD.

Paripurna internal ini diikuti sekitar 30 anggota dewan yang mengisi daftar hadir.

"Berdasarkan tata tertib dewan, rapat paripurna ini sah untuk mengambil keputusan karena dihadiri 30 dari 35 anggota dewan," kata Adi Sukemi setelah membukan rapat.

Adi Sukemi menerangkan, setelah dilakukan beberapa rapat dan fraksi-fraksi mengirimkan nama-nama anggotanya dalam mengisi seluruh alat kelengkapan dewan hingga diambil keputusan akhir untuk disahkan.

Dalam pendistribusian anggota fraksi cukup alot dan tarik menarik mengisi posisi AKD.

Paripurna sempat diskors lantaran ada interupsi dari anggota dewan mewakili fraksi yang salah menempatkan anggotanya.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved