Kuantan Singingi

Divonis Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Pembunuhan di Kuansing Riau Sujud Minta Keringanan

Hal itu dilakukan Bazatulo Laia, Selasa sore sesuai majelis hakim PN Teluk Kuantan membacakan vonis atas kasus yang membelitnya.

Divonis Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Pembunuhan di Kuansing Riau Sujud Minta Keringanan
Internet
Ilustrasi 

Divonis Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Pembunuhan di Kuansing Riau Sujud Minta Keringanan

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Terdakwa kasus pembunuhan sadis di Kuansing, Riau, Bazatulo Laia, 33 tahun, sujud memohon keringanan hukuman ke majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Teluk Kuantan.

Hal itu dilakukan Bazatulo Laia, Selasa sore (1/10/2019) sesuai majelis hakim PN Teluk Kuantan membacakan vonis atas kasus yang membelitnya.

Majelis hakim menjatuhkan memvonis seumur hidup.

Persidangan sendiri dipimpin majelis hakim terdiri dari Reza Himawan Pratama SH, M.Hum, Rina Lestari br Sembiring SH MH dan Duano Aghaka SH.

"Terdakwa Bazatulo Laia sampai sujud memohon minta keringanan hukuman. Minta-minta tolong," kata Duano Aghaka SH yang juga Humas PN Teluk Kuantan, Senin malam (1/10/2019).

Baca: Kasus Pembunuhan Sadis oleh Dua Bersaudara di Riau, Sang Kakak Divonis Hukuman Seumur Hidup

Baca: Teror Buaya Penunggu Sungai Buluhala Riau Terjadi Lagi, Itasari Diseret ke Dalam Air Saat Mencuci

Kasus pembunuhan yang membelit terdakwa Bazatulo Laia terjadi Desember 2018 lalu. Adiknya, Rasali Laila juga terdakwa dalam kasus ini.

Dalam kasus ini, Iwan Halawa, 35 tahun menjadi korban. Korban sendiri merupakan ipar kandung kedua terdakwa.

Majelis hakim sendiri memvonis Bazatulo Laia seumur hidup. Sedangkan Rasali Laila 15 tahun.

Duano Aghaka SH mengatakan pihaknya tidak bisa mengabulkan permintaan terdakwa Bazatulo Laia. Walaupun sang terdakwa terus meminta tolong dan minta maaf.

Halaman
12
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved