Berita Riau

Mudah Diakses, Siak Adopsi Smart Kampung Kabupaten Banyuwangi Tingkatkan Pelayanan Berbasis Online

Pemerintah Kabupaten Siak Provinsi Riau bakal mengadopsi program smart kampung di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur untuk pelayanan online.

Mudah Diakses, Siak Adopsi Smart Kampung Kabupaten Banyuwangi Tingkatkan Pelayanan Berbasis Online
istimewa
Bupati Siak Alfedri 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri ingin meningkatkan pelayanan yang berbasis online.

Alfedri bakal mengadopsi program smart kampung di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Menurut Alfedri, di antara indikator smart kampung ialah pelayanan publik dengan pendekatan teknologi informasi. Tujuan akhirnya untuk pengembangan ekonomi desa dan pengentasan masyarakat dari kemiskinan.

"Dengan program itu pula, saat ini inovasi tumbuh subur di desa-desa Banyuwangi. Desa-desa berlomba menampilkan inovasi masing-masing sehingga warga desa kian mudah dan murah mengakses layanan publik," kata Alfedri, Rabu (2/10/2019).

Ketertarikan Alfedri dengan inovasi berbasis online ini, selalu disampaikannya dalam setiap kesempatan. Melalui program smart kampung, kata Alfedri mendorong desa untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi dalam memberikan pelayanan.

Desa yang selama ini dianggap kampungan dan tertinggal ingin diubah dengan sentuhan digital.

"Kami mendorong program smart kampung agar dapat diterapkan di Kabupaten Siak," kata dia.
Inovasi ini dimungkinkan dengan keberadaan UU nomor 6/2014 tentang kampung. Desa atau kampung diberi kewenangan dan keleluasan untuk berinovasi dan kreatifitas.

"Inovasi ini kita harapkan dapat meningkatkan semua potensi yang ada di kampung-kampung," kata dia.

Smart kampung sangat membantu dan mempermudah untuk melihat hasil dari penggunaan dana mulai dari 5 persen hingga sudah digunakan dengan target 100 persen. Hal itu semua terbukti sudah di Banyuwangi.

"Dana desa dapat diakses di beberapa tahun terakhir sampai dengan tahun berjalan, mulai dari progres 10-50 persen sampai dengan 100 persen, kita tahu, bupatinya pun dapat mengetahuinya," ungkap Alfedri.
Tujuannya selain untuk pengawasan juga memaksimalkan dana Kampung agar tepat sasaran dan masyarakat dapat menikmati manfaat dari dana kampung itu sendiri.

Selain itu kata Alfedri, Smart kampung juga dapat mempermudah penyusunan APBKAM, meskipun aplikasinya sudah duluan dibuat oleh kementerian terkait.

Dengan smart kampung data penduduk miskin by namenya bisa diketahui setiap penduduk, termasuk tempat tinggalnya. Bisa dilihat dan diketahui dari 14 variabel data penduduk miskin.

"Kita dapat mengetahui berapa pendapatannya, ukuran rumahnya, lantai rumahnya terbuat dari apa dan lain-lain. Semuanya sudah ada dapat di akses melalui aplikasi tersebut," kata dia.

Jumlah bantuan yang sudah diberikan baik dari pemerintah daerah, maupun dari swasta juga dapat diketahui. Kalau di Siak bantuan bisa datang melalui forum CSR dan Baznas.

"Itu bisa kita akses semua. Tujuannya dari data yang ada mereka cepat kita bantu," terang Alfedri.

Balai Penghulu Tempat Pelayanan Terpadu

Bupati Siak Alfedri berharap penerapan program smart kampung kantor penghulu atau balai penghulu menjadi tempat pelayanan terpadu. Agar kantor penghulu bisa dijadikan rumah kreatif citizen sourcing.

Kantor penghulu dapat memfasilitasi masyarakat dan generasi muda yang punya ide-ide kreatifitas. Ide itu bisa diterapkan di balai kampung, sehingga hubungan yang baik antara masyarakat dan penghulu dapat terjalin.

"Smart kampung juga dapat digunakan tempat pemasaran produk unggulan UMKM. Kami harap kepada penghulu untuk kembali mendata berapa jumlah pelaku UMKM dan produk ekonomi kreatifnya yang ada di kampungnya masing-masing. Bagaimana ke depan melalui produk UMKM berdaya saing dengan memperhatikan kemasan dan kualitas produk melalui pasar online," kata dia.

Ia mengharapkan Inovasi bagus ini dapat diterapkan di kampung-kampung. Kemudian dana di setap kampung bisa dianggarkan untuk penguatan jaringan internet. Bisa dengan penambahan bandwidth di kantor agar tersedia jaringan wifi.

Inilah yang menjadi perhatian Bupati Alfedri, pelaksanaan inovasi smart kampung sudah dimulai dari Mandiangin Minas, yang bekerjasama dengan Unri dan PT Arara Abadi. Program itu juga mendorong smart kampung dan e-library. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved