Berita Riau

Pekanbaru dan Siak Masih Diselumuti Kabut Asap, Kepala BPBD Riau Sebut Karhutla di Riau sudah Clear

Pekanbaru dan Siak masih diselumuti kabut asap, Kepala BPBD Riau sebut Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau sudah clear

Pekanbaru dan Siak Masih Diselumuti Kabut Asap, Kepala BPBD Riau Sebut Karhutla di Riau sudah Clear
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Pekanbaru dan Siak Masih Diselumuti Kabut Asap, Kepala BPBD Riau Sebut Karhutla di Riau sudah Clear. Petugas sedang memasukkan garam kedalam konsul garam untuk melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Pangakalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Selasa (24/9/2019). (Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

Pekanbaru dan Siak Masih Diselumuti Kabut Asap, Kepala BPBD Riau Sebut Karhutla di Riau sudah Clear

TRIBUNPEKANBARU. COM, PEKANBARU - Pekanbaru dan Siak masih diselumuti kabut asap, Kepala BPBD Riau sebut Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau sudah clear.

Sejak pagi hingga sore hari, udara di Kota Pekanbaru tampak diselimuti kabut asap dan begitu juga di Siak pada Rabu (2/10/2019).

Baca: Kabut Asap di Riau sudah Hilang, Operasi TMC Hari Ini Semai 800 Kilogram Garam, Siak Diselimuti Asap

Baca: Sekdako Pekanbaru Tidak Tahu Sekretaris Disdik dan Kepala SD ke Tiongkok saat Kabut Asap di Riau

Baca: SOSOK Ketua DPRD Rokan Hulu Periode 2019-2024, Dilantik Diusia 29 Tahun dan Lulusan Teknik Industri

Baca: Satpol PP Pekanbaru Segera Tarik Mobil Dinas dari Mantan Ketua DPRD Pekanbaru, Ini Jenis Mobilnya

Baca: STORY - KISAH Miris Murid SD di Riau Belajar Sambil Jongkok, Berlantai Tanah dan Berdinding Papan

Selain jarak pandang yang berkurang, kabut asap tipis juga dapat dirasakan dari aroma asap yang menyengat dihidung dan membuat mata perih.

Meski kabut asap terasa menyengat hidung dan membuat mata perih, namun menurut keterangan Kepala Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, Rabu (2/10/2019) menyebut kabut tersebut bukan lah kabut asap dari pembakaran hutan dan lahan.

"Tidak ada, kami sudah koordinasi dengan BMKG itu bukan kabut asap, tapi haze," kata Edwar.

Edwar mengungkapkan, untuk saat ini kebakaran hutan dan lahan sudah padam seluruhnya sehingga kecil kemungkinan kabut asap di Pekanbaru tersebut disebabkan akibat dari kebakaran hutan dan lahan di Riau.

"Kalau di Riau sudah clear (kebakaran hutan dan lahan). Jadi kalau pun ada kabut asap bisa jadi itu kiriman, Sumsel sama Jambi masih ada kebakaran lahan. Tapi kita kan tidak tau apakah asap dari sana itu mengarah kesini, itu BMKG yang tau," ujarnya.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sekaligus Komandan Satgas (Dansatgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau secara resmi mencabut status darurat pencenaram udara, Selasa (1/10/2019).

Baca: Pilkada Riau 2020, ANAK Bupati dan Anak Mantan GUBERNUR Maju di Pilkada Serentak 2020, Siapa Mereka?

Baca: GEMPAR! Penemuan Bayi Perempuan di Dekat Kebun Kelapa Sawit di Riau, Siapa yang Tega Buang Bayinya?

Baca: ANAK Mantan Bupati di Riau Jadi Ketua DPRD Kuansing Dua Periode, Resmi Setelah Pengambilan Sumpah

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved