Karhutla di Riau

342 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar di Dumai dalam Peristiwa Karhutla di Riau pada Pertengahan 2019

Seluas 342 hektar hutan dan lahan terbakar di Dumai dalam peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau pada pertengahan 2019

342 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar di Dumai dalam Peristiwa Karhutla di Riau pada Pertengahan 2019
istimewa
342 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar di Dumai dalam Peristiwa Karhutla di Riau pada Pertengahan 2019. Karhutla di kawasan hutan lindung Bukit Betabuh pada Jumat pagi (20/9/2019). 

Baca: ANAK Mantan Bupati di Riau Jadi Ketua DPRD Kuansing Dua Periode, Resmi Setelah Pengambilan Sumpah

Saat ditanya apakah ada alat yang rusak selama 2019 dalam upaya pemadaman Karhutla, Afrilagan mengaku, semala 2019 ini, ada 5 dari 10 mesin pompa air milik BPBD yang mengalami kerusakan karena over penggunaan, saat melakukan pemadaman Karhutla.

Diakuinya, untuk 2019 ini, pihaknya melakukan pengadaan mesin pompa air sebanyak 18 unit, dan sudah proses lelang, dan di 2020 pihaknya ajukan 15 unit lagi.

"Ya kita melihat mesin pompa air ini sangat penting untuk proses pemadaman karhutla, untuk itulah kita akan menambah lagi mesin pompa air," imbuhnya.

Meski titik api dan musim kemarau sudah mulai berlalu, Afrilagan mengingatkan kepada masyarakat maupun pihak kelurahaan dan kecamatan untuk tetap waspada, pasalnya jika musim penghujan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir.

"Kita minta camat dan lurah serta masyarakat, untuk melakukan gotong royong membersihkan gorong-goronga yang banyak sampah dan mengalami pendangkalan, sehingga ketika hujan datang drainase dapat menampung air hujan," pungkasnya.

342 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar di Dumai dalam Peristiwa Karhutla di Riau Pertengahan 2019. (Tribunpekanbaru.com/Tribundumai.com/Donny Kusuma Putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved