Kereta Bayi Tuntun Polisi Temukan 20 Mayat Wanita Hasil Mutilasi, Pelaku Dihukum 654 Tahun Penjara

Berawal dari penemuan kereta bayi, polisi mendalami sebuah kasus pembunuhan yang ternyata ditemukan mayat perempuan hasil mutilasi.

Kereta Bayi Tuntun Polisi Temukan 20 Mayat Wanita Hasil Mutilasi, Pelaku Dihukum 654 Tahun Penjara
Mirror.co.uk
Ilustrasi Mayat mutilasi potongan tubuh wanita di meksiko 

Kereta Bayi Tuntun Polisi Temukan 20 Mayat Wanita Hasil Mutilasi, Pelaku Dihukum 654 Tahun Penjara

TRIBUNPEKANBARU.COM, MEXICO CITY - Berawal dari penemuan kereta bayi, polisi mendalami sebuah kasus pembunuhan yang ternyata ditemukan mayat perempuan hasil mutilasi.

Penemuan Mayat Mutilasi beroloasi di sebuah rumah pasangan yang ternyata adalah pelaku Pembunuhan Berantai.

Sepasang pria dan wanita di Meksiko terbukti membunuh 20 perempuan.

Atas kejahatannya tersebut, berdasarkan keputusan pengadilan, total pasangan pembunuh berantai ini akan dihukum penjara selama 654 tahun.

Oleh media lokal, pasangan bernama Carlos Hernandez Bejar dan Patricia Martinez Bernal dijuluki sebagai "Monster dari Ecatepec".

Kebanyakan perempuan yang menjadi korbannya itu dibunuh di kawasan Ecatepec, Meksiko.

Dalam hukuman terbaru, baik Carlos Hernandez dan Patricia Martinez masing-masing dipenjara selama 327 tahun.

Keduanya ditangkap pada Oktober 2018 ketika ketahuan membawa kereta bayi penuh dengan potongan tubuh manusia di jalan.

Menyusul penggeledahan yang digelar di rumah mereka, polisi kemudian menemukan lebih banyak sisa jenazah korban pasangan itu.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved