Kereta Bayi Tuntun Polisi Temukan 20 Mayat Wanita Hasil Mutilasi, Pelaku Dihukum 654 Tahun Penjara

Berawal dari penemuan kereta bayi, polisi mendalami sebuah kasus pembunuhan yang ternyata ditemukan mayat perempuan hasil mutilasi.

Kereta Bayi Tuntun Polisi Temukan 20 Mayat Wanita Hasil Mutilasi, Pelaku Dihukum 654 Tahun Penjara
Mirror.co.uk
Ilustrasi Mayat mutilasi potongan tubuh wanita di meksiko 

Mereka segera pergi ke tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Menurut keterangan, penemuan mayat di kawasan itu bukanlah hal baru.

Sebab, dalam beberapa waktu belakangan sering ditemukan mayat dibuang dalam kondisi terpotong-potong.

Mereka sering membunuh lawan mereka dan memutilasi mayatnya sebelum kemudian dibuang.

Tak disangka kantong plastik ini berisi mayat manusia yang sudah dipotong-potong.
Dailystar
Tak disangka kantong plastik ini berisi mayat manusia yang sudah dipotong-potong.

Dokter forensik menyebut, mayat-mayat ini dipotong selama kurang dari 24 jam setelah mereka ditemukan.

Namun, mereka tidak bisa memastikan berapa banyak jumlah mayat yang ditemukan, serta jenis kelamin mereka.

Jalardo Octavio Solis Gomez dari Jaksa Agung Negara Bagian Jalisco mengatakan bahwa mungkin ada lebih banyak kantong mayat yang tidak ditemukan di tempat kejadian, dan bahwa si pembunuh mungkin telah mengubur beberapa mayat di bawah tanah.

Pengamat lokal Meksiko menyebut konflik antar kelompok geng narkoba terkenal, Jalisci dan kelompok New Plaza sering melakukan pembunuhan brutal.

Ini bukan kali pertama mayat-mayat ini dtemukan.
Dailystar
Ini bukan kali pertama mayat-mayat ini dtemukan.

Namun belum dipastikan apakah mereka dalang dari semua kejadian ini.

Beberapa minggu lalu, lembaga penegak hukum Meksiko menemukan ratusan kantong plastik di Zapopan, Jalisco berisi 29 mayat dipotong-potong. (*)

Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved