Berita Riau

Aplikasi e-Payment BPKAD Inhu Riau Mempermudah Proses Pencairan dan Cegah Gratifikasi

Aplikasi e-Payment yang dikembangkan BPKAD Inhu bertujuan untuk mempermudah proses pencairan serta bentuk pencegahan gratifikasi.

Aplikasi e-Payment BPKAD Inhu Riau Mempermudah Proses Pencairan dan Cegah Gratifikasi
istimewa
Sekda Inhu Hendrizal bersama Kepala Inspektorat Boyke D E Sitinjak dan Kepala BPKAD Ibrahim Alimin menandatangani pakta integritas terkait zona bebas gratifikasi, Jumat (4/10/2019). 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) membangun aplikasi terbaru yang diberi nama e-Payment.

Aplikasi ini merupakan aplikasi yang dikembangkan dari aplikasi sebelumnya, yakni e-Nara. Aplikasi e-Payment tersebut untuk mempermudah proses pencairan serta bentuk pencegahan gratifikasi.

"Pengembangan aplikasi e-Nara menjadi e-Payment ini untuk efisiensi proses pencairan," kata Kepala BPKAD Inhu, Ibrahim Alimin, Jumat (4/10/2019).

Ibrahim menyampaikan saat ini proses pengurusan pencairan masih menggunakan sistem manual yang membutuhkan proses panjang serta menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

"Misalnya saja ini melakukan pencairan, mereka harus fotokopi berkas sebanyak tujuh rangkap. Kalau dihitung-hitung banyak biayanya," kata Ibrahim.

Dengan memanfaatkan aplikasi e-Payment itu OPD maupun rekanan cukup melakukan scaning terhadap berkas yang dibutuhkan kemudian mengunggah berkas itu.

"Selain memudahkan, namun juga tidak memakan tempat untuk menyimpan berkas-berkas yang jumlahnya sampai ribuan," kata Ibrahim. Bahkan suatu saat berkas tersebut diperlukan, maka BPKAD tinggal mencari di dalam sistem.

BPKAD Inhu saat ini tengah mensosialisasikan penggunaan aplikasi tersebut.

Menurut Ibrahim aplikasi itu sudah diujicoba di lima OPD, yakni BPKAD, Diskominfo Inhu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda dan Litbang), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Satpol PP Inhu. Secara perlahan ke depan aplikasi itu akan diterapkan di seluruh OPD di lingkungan Pemkab Inhu.

Ibrahim menyampaikan, penerapan aplikasi itu merupakan bentuk sistem yang dibangun oleh BPKAD Inhu untuk mengantisipasi gratifikasi di lingkungan Pemkab Inhu.

Selain membangun sistem, Ibrahim juga membangun integritas para jajarannya untuk tidak melakukan gratifikasi. Oleh karena itu BPKAD Inhu menggandeng inspektorat Inhu untuk mewujudkan hal itu.

"Saya ingin BPKAD Inhu menjadi zona bebas gratifikasi," kata Ibrahim. Bahkan BPKAD juga telah melakukan penandatanganan fakta integritas dengan Bank Riau Kepri (BRK).

Penandatanganan fakta integritas itu menjadi bukti perlawanan BPKAD Inhu terhadap gratifikasi. (Tribuninhu.com/bynton simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved