Berita Riau

Berharap Bara Api Padam, Hujan Guyur Lahan Gambut yang Terbakar di Kerumutan Pelalawan Riau

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, hujan mengguyur areal bekas kebakaran hutan dan lahan di Kerumtan.

Berharap Bara Api Padam, Hujan Guyur Lahan Gambut yang Terbakar di Kerumutan Pelalawan Riau
istimewa
Tim gabungan rayon Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan melakukan pendinginan di areal bekas terbakar, Kamis (3/10/2019). 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Berkat hujan yang turun di wilayah Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Kamis (3/10/2019) malam, sejumlah titik api padam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, hujan yang turun dengan intensitas sedang hingga lebat hingga mengguyur areal bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kerumutan.

Hutan yang sempat dilalap api dan berhasil dipadamkan itu masih berasap sejak tiga hari yang lalu hingga dilakukan operasi pendinginan oleh tim rayon kecamatan.

"Tadi malam hujan turun di lokasi yang berasap. Hari ini tim akan melakukan pengecekan lagi. Mudah-mudahan sudah padam dna asap clear," terang Hadi Penandio, Jumat (4/10/2019).

Dijelaskannya, sebelumnya tim gabungan tetap melakukan operasi pendinginan di Kelurahan Kerumutan Kecamatan Kerumutan, Pelalawan. Tim rayon dikecamatan dikerahkan di areal bekas terbakar di kawasan hutan yang bertetangga dengan areal Hutan Suaka Margasatwa (HSM) Kerumutan.

Personel terkendala akses menuju lokasi yang cukup jauh dan harus melewati sungai menggunakan kapal kayu dan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Lahan yang berasap itu merupakan tanah gambut yang cukup dalam, proses pendinginannya harus total hingga asap hilang.

"Titik asap di Pelalawan tingga satu itu saja. Lokasi lain yang sempat terbakar sudah aman," tambahnya.

Hotspot Jumat terpantau nihil berdasarkan satelit milik BMKG Stasiun Pekanbaru. Jarak pandang masih normal, meski ada sedikit kabut menghalangi jangkauan mata.

Kondisi ini sudah berjalan selama satu pekan lebih sejak musim hujan mulai turun. Aktivitas masyarakat yang sebelumnya sempat terhalang akibat asap yang dihasilkan karhutla kembali berjalan seperti biasa.

Selain itu, tim satgas gabungan di kecamatan dan kabupaten tetap melakukan patroli di beberapa areal bekas terbakar yang selama ini dilalap api. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved