Pelajar SMP Digilir 4 Pria di Rumah Kosong, Pelaku Ngaku Tukang Ojek Saat Ketemu Ayah Korban

Setelah dirudapaksa, ES diantar pulang menggunakan motor oleh UJ dan IL. Di perjalanan bertemu dengan ayah korban.

Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - ES pelajar SMP dirudapaksa secara bergiliran oleh empat orang di sebuah rumah kosong. 

Pelaku rudapaksa siswi SMP berinisial ES punya akal-akalan untuk menipu ayah dari korban.

Awalnya, korban dirudapaksa di rumah kosong, Garut.

ES dirudapaksa secara bergiliran oleh empat orang.

Pelaku berinisial UJ (44), IL (18), MU (21), dan BA.

Setelah dirudapaksa, ES diantar pulang menggunakan motor oleh UJ dan IL.

Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan UJ dan IL berniat memulangkan korban ke Kecamatan Pameungpeuk.

Namun, di tengah jalan terjadi hal di luar dugaan.

UJ dan IL justru bertemu ayah korban.

Baca: Ditinggal Istri yang Jadi TKW ke Malaysia, Ayah Ini Rudapaksa Anak Kandungnya hingga Alami Trauma

Baca: Ketahuan Mesum Bareng Pacar di Gudang Batu Bata, Remaja Ini Lalu Diancam dan Dirudapaksa 4 Buruh

Baca: Padahal Sudah Ada Syarat Gak Boleh Ngapa-Ngapain, Pelajar Ini Akhirnya Dirudapaksa Pacarnya di Hotel

Mereka berbohong kepada ayah korban dan mengaku sebagai tukang ojek.

Halaman
1234
Editor: Sesri
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved