Kru MV Dharma Lautan Ruby Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kapal Saat Lego Jangkar di Padang

Seorang kru kapalMV Dharma Lautan Ruby, ditemukan oleh kapten kapal dalam keadaan meninggal. Jenazahnya kemudian dievakuasi tim SAR.

Kru MV Dharma Lautan Ruby Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kapal Saat Lego Jangkar di Padang
tribun padang
Tim SAR saat mengevakuasi kru kapal MV Dharma Lautan Ruby, yang ditemukan meninggal dunia di kapalnya pada Sabtu (5/10) siang lalu. 

tribunpekanbaru.com - Seorang kru kapal MV Dharma Lautan Ruby, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kapalnya pada pukul 8.30 WIB, Sabtu (5/10).

Terkait kejadian tersebut, Polsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Teluk Bayur, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) langsung mendatangi lokasi.

Nakhoda KN SAR Yudhistira, Ilham, saat dihubungi Tribun Padang memebenarkan kejadian tersebut. "Iya benar, ada satu orang kru kapal MV Dharma Lautan Ruby yang meninggal dunia," katanya Minggu (6/10).

Dikatakan, kejadian ini terjadi di area Pelabuhan Teluk Bayur sekitar pukul 8.30 WIB. Ia juga menjelaskan bahwa korban adalah seorang kru bernama Bambang Yuwono (66), yang bertugas sebagai electrician di kapal MV Dharma Lautan Ruby.

"Kronologinya terjadi sekitar pukul 8.30 WIB. Saat itu Kapten Kapal MV Dharma Lautan Ruby menghubungi agen atas nama Andra melalui sambungan telepon genggam," katanya.

Saat itu, Kapten Kapal MV Dharma Lautan Ruby menyampaikan bahwa diduga petugas electrician meninggal dunia di kapal.

Setelah mendapat laporan tersebut, agen langsung menghubungi KSOP Teluk Bayur dan KKP untuk meminta arahan atas peristiwa tersebut. "Agen juga menghubungi kepolisian Polsek KP3 dan melaporkan kejadian tersebut. Sekitar pukul 10.30 WIB, agen bersama tim kepolisian Polsek KP3 Teluk Bayur, KKP, dan KSOP bergerak ke kapal dengan motor pandu milik PT Pelindo," ujarnya.

Ilham menuturkan, sekitar pukul 11.00 WIB, tim gabungan tiba di kapal MV Dharma Lautan Ruby yang saat itu lego jangkar di perairan Pelabnuhan Teluk Bayur, dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh dr Darwin, dokter dari tim KKP.

"Setelah dokter selesai memeriksa, sekitar pukul 13.00 WIB jenazah lalu diturunkan ke RIB (perahu karet) Basarnas," tambahnya.

Selanjutnya, setelah jenazah tiba di Dermaga VI Pelindo Teluk Bayur, langsung diantar ke RSUP M Djamil, Padang. Jenazah kemudian divisum luar dan selanjutnya dikirim ke rumah duka di Bogor melalui Bandara Minangkabau. (rin/tribun padang)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved