Pelalawan

Kejari Pelalawan Riau Langsung Tahan Mantan Kades Sering Setelah Dilimpahkan Penyidik Tipikor Polres

Seksi Pidsus Kejari Pelalawan langsung menahan mantan Kepala Desa Sering Kecamatan Pelalawan, M Yunus, dalam kasus korupsi pengurusan SKGR.

Kejari Pelalawan Riau Langsung Tahan Mantan Kades Sering Setelah Dilimpahkan Penyidik Tipikor Polres
Istimewa
Tersangka korupsi pengurusan SKGR, M Yunus, dikawal petugas kejaksaan dan kepolisian saat diantar ke Rutan Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru, Selasa (8/10/2019). 

Kejari Pelalawan Riau Langsung Tahan Mantan Kades Sering Setelah Dilimpahkan Penyidik Tipikor Polres

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan langsung menahan mantan Kepala Desa Sering Kecamatan Pelalawan, M Yunus, dalam kasus korupsi pengurusan SKGR pada Selasa (8/10/2019).

Tersangka M Yunus dilimpahkan penyidik Tipikor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan dalam proses tahap ll atau P21 atas perkara korupsi pemerasan dalam jabatan serta menerim gratisikasi dalam pengurusan SKGR.

Tersangka Yunus yang sebelumnya tidak ditahan penyidik Tipikor Polres dengan alasan kesehatan dan usia. Namun setelah diserahkan ke kejaksaan, tersangka langsung ditahan.

"Kita sudah menerima pelimpahan dari tekan-rekan polres tadi, tersangka dan barang bukti. Jadi kita putuskan untuk menahan tersangka Yunus," ungkap Kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero South SH MH, melalui Kasi Pidsus Andre Antonius SH, kepada tribunpelalawan.com Selasa (8/10/2019).

Baca: Bakal Dilelang, 47 Unit Kendaaraan Dinas Pemprov Riau Masih Terparkir di Belakang Rumdis Gubri

Andre Antonius menuturkan, penahanan Yunus dilakukan selama 20 hari kedepan sampai 27 Oktober mendatang di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru.

Selama itu pihaknya akan menuntaskan pemberkasan sebelum masa penahanan berakhir, agar segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Pekanbaru.

Korps Adhyaksa telah menunjukan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) beranggotakan delapan orang jaksa dalam menghadapi persidangan nanti.

"Kita sempat memeriksa kesehatan tersangka melalui tim medis yang didatangkan. Dokter menyatakan yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan bisa menjalani masa tahanan," tambah Andre.

Baca: Harga TBS Sawit Riau Kembali Naik 0,44 Persen Periode 9-15 Oktober 2019

Diterangkannya, Yunus merupakan tersangka tunggal dalam kasus pengurusan SKGR ini.

Jika kemudian dalam fakta persidangan ditemukan bukti baru dan mengarah ke pihak lain yang harus bertanggungjawab, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian sebagai penyidik awal. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved