Berita Riau

Mursini Batal Ikut Tabligh Akbar, Pilih Teken NPHD Bawaslu Kuansing Riau

Dalam NPHD tersebut, Pemkab Kuansing menganggarkan hibah untuk Bawaslu di 2020 nanti sebesar Rp 12,2 miliar.

Mursini Batal Ikut Tabligh Akbar, Pilih Teken NPHD Bawaslu Kuansing Riau
istimewa
Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi menandatangani NPHD ke Bawaslu Kuansing, Senin malam (7/10/2019) di Bappeda Kuansing. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, TELUK KUANTAN - Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi terpaksa tidak bisa mengikuti tabligh akbar di lapangan sepakbola Desa Air Mas, Kecamatan Singingi, Senin malam (7/10/2019).

Penyebabnya, ia harus mengikuti acara penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) ke Bawaslu Kuansing.

Tabligh akbar itu dihadiri Ustaz Abdul Somad (UAS). Malam itu, Bupati Mursini sudah berpakaian putih dan memakai kopiah putih. Tujuannya, ke acara tabligh akbar di Air Mas.

"Tadi malam kita NPHD sama Pak Bupati," kata Ketua Bawaslu Kuansing, Mardius Adi Saputra, Selasa (8/10/2019).

Dikatakannya, pihak beruntung dengan cepat bisa menahan sang bupati sebelum pergi. Sehingga NPHD bisa digelar di ruangan Bappeda Kuansing. Awalnya memang penandatanganan NPHD digelar sore.

Namun belum ada juga kepastian. Namun, akhirmya didapat kepastian malam hari.
Kasubag Humas Pemkab Kuansing Ridwan Amir membenarkan sejatinya Bupati Mursini dijadwalkan menghadiri tabligh akbar di Desa Air Mas.

"Pak bupati memang dijadwalkan ke sana (tabligh akbar). Tapi enggak jadi ya," kata Ridwan Amir.

Dikatakannya, selain penandatangan NPHD juga ada kegiatan lain. "Agak banyak kegiatan semalam," ujarnya.

Dalam NPHD tersebut, Pemkab Kuansing menganggarkan hibah untuk Bawaslu di 2020 nanti sebesar Rp 12,2 miliar.

"Setelah finalisasi, anggaran kita disepakati Rp 12,2 miliar," kata Mardius Adi Saputra.

Awalnya, Bawaslu mengajukan Rp 15 miliar. Setelah dibahas turun ke Rp 13 miliar, turun lagi Rp 12,8 miliar. Pembahasan terakhir disepakati Rp 12,2 miliar.

Mardius Adi Saputra mengatakan anggaran tersebut dinilai cukup bagi Bawaslu. Target pihaknya sebelumnya memang berada di angka tersebut. Sejatinya, Pemkab Kuansing ingin menekan lagi anggaran.

"Anggaran di angka Rp 12 miliar itu, pembahasannya sudah sangat teknis sekali," kata anggota Bawaslu Kuansing, Teddy Niswansyah.

"Honor Panwascam saja sudah Rp 6 miliar nantinya. Kita (Kuansing) termasuk banyak kecamatan. Ada 15. Desa ada 229," kata Teddy. (Tribunpekanbaru.com/dian maja palti siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved