Berita Riau

Polda Riau Sudah Tangani 63 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan Sepanjang 2019

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, memaparkan giat penanganan kasus Karhutla.

Polda Riau Sudah Tangani 63 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan Sepanjang 2019
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Tim gabungan dari Manggala Agni, TNI AD, Polisi, BPBD dan relawan lainnya berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar, Selasa (24/9/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Polda Riau Sudah Tangani 63 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan Sepanjang 2019

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, memaparkan giat penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Bumi Lancang Kuning, yang ditangani oleh Polda Riau dan jajaran.

Dimana disebutkan Perwira Menengah (Pamen) berpangkat melati tiga ini, secara keseluruhan, penanganan kasus Karhutla di Provinsi Riau oleh Satgas Gakkum Polda Riau, sudah 63 kasus, dengan 63 laporan polisi.

Proses penanganan ada yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, ada juga yang ditangani oleh jajaran Polres.

"Diantaranya 33 kasus tahap penyidikan, untuk P-21 ada 1 kasus, tahap satu ada 10 kasus, dan tahap dua ada 19 kasus," sebut Sunarto, Selasa (8/10/2019).

Baca: Kasus Kebakaran Lahan Konsesi 155 Hektare, Polda Riau Tetapkan 2 Petinggi PT SSS Tersangka 1 Ditahan

Dia menambahkan, jumlah tersangka keseluruhan, yakni sebanyak 68 orang.

Termasuk tersangka yang baru saja ditetapkan oleh penyidik dari Ditreskrimsus Polda Riau, yakni dari PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS).

Berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik Ditreskrimsus Polda Riau, dua petinggi PT SSS ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka berinisial EDH, selaku Direktur Utama (Dirut).

Satu lagi berinisial AOH, sebagai PJS Manajer Operasional. Dia ditahan pada Senin malam, 7 Oktober 2019.

Keduanya dinilai merupakan orang yang paling bertanggungjawab dalam perkara kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menjerat perusahaan yang lahan operasionalnya ada di Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan tersebut.

Baca: Bangkai Gajah Bernama Dita yang Ditemukan Membusuk di SM Balai Raja Riau Jalani Nekropsi

Untuk PT SSS sendiri sebelumnya sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka secara korporasi.

Penyelidikan terkait kasus kebakaran lahan konsesi perusahaan seluas 155 hektare tersebut, dimulai oleh Ditreskrimsus Polda Riau sejak 23 Februari 2019.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved