Tak Laku Dilelang, Kapal Aset BP Batam Akhirnya Karam di Pelabuhan Sekupang

Sebuah kapal yang sebelumnya aset BP Batam, mulai tenggelam setelah parkir sekitar lima tahun di Pelabuhan Sekupang, Batam.

Tak Laku Dilelang, Kapal Aset BP Batam Akhirnya Karam di Pelabuhan Sekupang
tribun batam
Kapal KN 325 aset BP Batam kini nyaris tenggelam di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam. Kapal ini sudah sempat dilelang namun tidak laku. 

tribunpekanbaru.com - Kapal Negara (KN) 325 aset BP Batam yang sebelumnya digunakan oleh Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), akhirnya dibiarkan karam di Pelabuhan Sekupang, Batam. Sebelumnya, kapal ini sudah berusaha dijual melalui pelelangan, namun ternyata tidak laku.

Kapal itu sudah sekitar lima tahun parkir di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam, Provinsi Kepri. Karena tak kunjung ada peminat, kapal itupun perlahan-lahan mulai kemasukan air sampai akhirnya kini nyaris tenggelam seluruh badannya.

Pihak BP Batam pun merencanakan pemindahan kapal KN 325 tersebut ke lokasi yang dianggap lebih bagus.

"Kapal itu nanti rencananya akan kita pindahkan dari lokasi pelabuhan," kata Mangasi Panjaitan, Humas
Pelabuhan pada BP Batam, Selasa (8/10).

Namun dia mengaku belum mengetahui kapal tersebut nantinya akan dibawa ke mana. Namun yang jelas, kapal akan diangkat dari air agar kondisinya tidak semakin parah.

"Kita pindahkan ke darat dulu. Soal nanti kapal akan dikemanakan, belum tahu. Karena kapal itu sudah pernah dilelang tetapi tidak laku," kata Mangasi.

Mengenai apakah kapal itu akan dibesituakan, Mangasi mengatakan kapal tersebut tidak bisa dibesituakan karena itu merupakan aset BP Batam.

"Kalau dibesituakan tidak mungkin juga. Tapi tidak tahulah nanti kebijakannya seperti apa," katanya lagi.

Pada Selasa kemarin, terlihat kurang lebih enam orang yang dipekerjakan BP Batam untuk mengangkat bangkai Kapal Negara (KN) 325 yang tenggelam di Pelabuhan Domestik Sekupang. Mereka menggunakan drum yang diisi angin dan diikatkan ke badan kapal agar kapal itu bisa berada di atas air lagi. Untuk memasang drum dan mengisi angin dari kompresor, seorang pekerja terlihat menyelam ke bawah air. (rin/tribun batam)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved